This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Persiapan Persalinan. Show all posts
Showing posts with label Persiapan Persalinan. Show all posts

Thursday, January 28, 2016

Manfaat Melakukan Hubungan Intim Pada Masa Kehamilan

Banyak wanita hamil merasa tidak nyaman untuk berhubungan seks di masa kehamilan, terutama di trimester pertama karena masih banyak merasakan ketidak nyamanan dalam masa kehamilan itu yaitu sering merasa mual dan lelah,dll. Suami  juga khawatir hubungan seksual akan membahayakan bayi dalam kandungan. Namun, perlu anda ketahui bahwa menurut salah salah satu peneliti mengemukakan bahwa jika kehamilan berkembang secara normal, maka hubungan seks tidak akan mengganggu atau berbahaya bagi bayi sama sekali. Hal ini dikarenakan janin atau bayi yang sedang dikandung terlindungi dengan baik di dalam Rahim, cairan ketuban merupakan lapisan pelindung bayi yang kuat dan tebal sehingga bisa mencegah berbagai infeksi

Tetapi melakukan Hubungan seks pada trimester kedua tidak diperbolehkan khususnya pada ibu hamil yang mengalami komplikasi kehamilan, yaitu kehamilan dengan plasenta previa, dimana plasenta menghalangi cervix, pelebaran cervix prematur, dan beresiko mengalami persalinan prematur.

Hal yang harus diperhatikan adalah Hubungan seks harus dilakukan dengan nyaman agar jangan sampai terjadi kontraksi yang dahsyat untuk menghindari pecah ketuban, karena apabila ketuban pecah dapat menyebabkan infeksi ke tubuh janin atau komplikasi kehamilan lainnya.

Manfaat  berhubungan intim pada masa kehamilan adalah :
1. Menghilangkan Stres.
Sama halnya ketika memakan cokelat dan pergi berlibur, hubungan seks dapat menurunkan tekanan darah dan memicu pelepasan substansi endorfin di otak yang berfungsi untuk mengendalikan stres dan gangguan emosion
2. Mengurangi Nyeri 
Hormon yang dilepaskan saat mencapai orgasme dapat mengurangi rasa sakit yang diderita. Sakit punggung,  tegang di leher, dan sakit kepala yang biasanya diderita ibu hamil akibat hormon, akan hilang setelah orgasme dicapai.
3. Mengurangi Rasa Ketidaknyamanan pada Masa Kehamilan.
Pada masa kehamilan trismester kedua biasanya ibu hamil akan mengalami dorongan untuk melakukan hubungan seksual yang cukup tinggi. Ketika tingkat hasrat semakin tinggi diikuti dengan rasa mual karena ketidaknyamanan pada masa awal kehamilan yang semakin menurun membuat seks menjadi kebutuhan nomor satu. Seks menjadi pilihan nomor satu karena pada masa ini ada peningkatan aliran darah ke arah organ kewanitaan, sehingga organ intim wanita menjadi lebih besar, mengembang da nada peningkatan lubrikasi ( cairan pelumas untuk hubungan seksual) sehingga bisa menambah kenikmatan saat berhubungan seksual.
4. Membantu Kelancaran Proses Persalinan
Sebagian orang percaya bahwa berhubungan seks ketika hamil dapat membantu kelancaran proses persalinan. Saat berhubungan seks, hormon prostaglandin yang dikeluarkan sperma dapat mengakibatkan kontraksi guna membantu penekanan sehingga kepala bayi dapat masuk ke bagian bawah panggul, sehingga dapat membantu juga secara tidak langsung. karena  hormon prostaglandin selain dapat merangsang terjadi kontraksi juga dapat membuat leher rahim menjadi lunak. Namun hubungan seks pada usia kehamilan tua tetap harus hati-hati.
5. Meningkatkan Kekebalan Tubuh.
Hubungan seks juga memicu keluarnya hormon DHEA (dehydroepiandrosterone) yang berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh. Beberapa penelitian mengungkap, seseorang yang berhubungan seks secara teratur (2-3 kali seminggu) lebih tinggi kadar Ig A–nya (antibodi dalam tubuh) dibanding dengan yang tidak rutin berhubungan seks (tidak pernah, satu kali seminggu, atau lebih dari tiga kali seminggu).
6. Membakar Kalori.
Seks itu sama dengan olahraga. Bahkan, melakukan hubungan seks selama 30 menit mampu membakar 85 kalori. Ini setara dengan berjalan kaki lebih kurang 2 mil.
7. Meningkatkan Kesehatan Jantung.
Seks melatih kekuatan dan keseimbangan otot-otot jantung. Penelitian menyatakan, berhubungan seksual secara rutin dalam seminggu dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke. Kekuatan jantung juga diperlukan Ibu hamil sebagai persiapan menghadapi persalinan normal.
8. Meningkatkan Rasa Percaya Diri.
Ibu yang sedang hamil biasanya tidak percaya diri dengan tubuhnya yang berubah bentuk. Namun, seorang ahli terapi seks menyatakan, dengan melakukan hubungan seks dapat meningkatkan rasa percaya diri, karena akan merasa dan menerima lebih baik terhadap keadaan tubuhnya.
9. Mempererat Hubungan.
Hubungan seks memperkuat ikatan dan keintiman pada suami istri. Saat melakukan hubungan seks, kita dan pasangan akan saling menerima sentuhan kasih sayang yang intim, sehingga mampu meningkatkan keluarnya hormon oksitosin yang berfungsi mengembangkan hasrat seksual. Pelepasan oksitosin secara teratur dapat membantu memperbesar frekuensi bercinta. Sehingga meningkatkan kekuatan psikologi pada ibu hamil karena dia merasa kehamilannya mendapat dukungan suami dan semakin dicintai suami.
10. Meningkatkan Kualitas Tidur.
Meningkatnya hormon oksitosin dalam tubuh dipercaya dapat meningkatkan kualitas tidur. Di lain pihak, kualitas tidur yang cukup dapat memberikan energi positif bagi kegiatan kita esok hari. Sehingga esok hari ibu hamil dapat bangun dengan segar, karena memperoleh kulitas tidur yang baik.
11. Memperkuat Otot Panggul.
Bagi ibu hamil, melakukan hubungan seks secara teratur bisa membantu memperkuat otot panggul. Latihan memperkuat otot panggul ini dikenal dengan senam kegel. Senam ini juga membantu meningkatkan gairah kehidupan seks dengan pasangan serta mampu menurunkan risiko terjadinya prolaps uteri (turun berok) di masa tua nanti. Kekuatan otot panggul ini sangat diperlukan Ibu hamil sebagai persiapan menghadapi persalinan normal.

Posisi seks yang aman dilakukan bagi ibu hamil adalah :
1. Posisi yang baik dalam berhubungan seks saat hamil, yaitu tidak menekan perut. Salah satu Contoh     gerakannya atau posisinya adalah setengah duduk. Posisi ini tidak menekan perut. Atau dapat pula     Anda mengambil posisi suami berlutut dengan satu lutut untuk menahan berat badannya.
2. Posisi yang lain dapat dilakukan dengan cara wanita hamil berbaring telentang, meletakkan salah       satu kaki atau keduanya pada bangku. Ini akan memungkinkan istri untuk bergerak bebas dan             sedikit memiringkan tubuhnya ke kiri dan kanan untuk menambah kenikmatan. Pasangannya               berlutut atau berdiri di antara kakinya, yang memungkinkannya untuk dengan mudah mencumbu         klitoris dengan jari tangan dan anggota tubuh lainnya. Ketika pria melakukan penetrasi, tidak akan     ada tekanan pada perut istri dan mereka berdua dapat bergerak. Anda dapat mencoba dan                     memodifikasi posisi ini agar hubungan seks lebih menyenangkan dan nyaman.



Manfaat Yoga Bagi Ibu Hamil

Menunggu kelahiran buah hati merupakan moment yang sangat membahagiakan, namun kadang juga dapat menimbulkan rasa lelah, baik secara fisik maupun psikologis, oleh sebap itu ibu hamil harus tetap menjaga kebugaran dan kesehatan fiik maupun psikologi dengan cara rajin atau teratur melakukan olah raga, tentunya olah raga yang aman bagi kesehatan ibu, kehamilannya maupun janin yang dikandungnya. Olah raga tersebut dapat dilakukan dengan melakukan yoga.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang rutin beryoga  menunjukkan resiko lebih rendah dalam hal kelahiran premature dibandingkan yang hanya berjalan kaki (14% banding 29%), dan lebih cenderung tidak harus melakukan operasi Cesar (23% banding 33%). Rata-rata, para ibu yang beryoga juga memiliki tekanan darah lebih rendah dan perkembangan janinnya lebih sehat.

Yoga merupakan gerakan yang relatif aman dilakukan ibu hamil. Yoga untuk ibu hamil dapat dilakkan sejak trimester I kehamilan. Gerakan yoga sangat bermanfaat untuk kesehatan ibu hamil baik kesehatan fisik maupun psikologi ibu hamil yang tentunya sangat bermanfaat untuk proses kehamilan dan persalinan yang akan dihadapi ibu , Yoga untuk ibu hamil juga sangat bermanfaat   untuk ibu hamil. Berikut beberapa manfaat gerakan Yoga untuk ibu hamil.
  1. Yoga juga membuat ibu hamil lebih rileks, dimana kondisi ibu hamil yang rileks ini sangat baik untuk pertumbuhan janin. Perlu dihindari, ketika kita mengalami stress, tubuh mengeluarkan hormon kortisol yang dapat mengganggu pertumbuhan janin.
  2. Melancarkan peredaran darah ibu hamil, dan menyehatkan janin sehingga pasokan oksigen untuk janin menjadi lebih banyak.
  3. Membantu pembakaran kalori, sehingga kenaikan berat badan selama hamil terjaga baik.
  4. Menguatkan otot, memperbaiki postur tubuh, menyehatkan organ pencernaan sehingga zat gizi dapat diserap optimal.
  5. Melatih pernapasan ibu hamil. Bunda akan terbiasa melakukan berbagai variasi pernafasan seperti napas pendek dan cepat, serta panjang dan dalam. Latihan napas panjang dan dalam bisa menenangkan bunda menahan rasa sakit saat melakukan persalinan.
  6. Menguatkan otot panggul ibu hamil, agar menjadi lebih kuat dan elastis. Sirkulasi darah di sekitar daerah panggul juga lebih lancar, sehingga memudahkan bunda melakukan persalinan secara normal.
Walau gerakan yoga aman untuk dilakukan oleh ibu hamildalam melakukannya ibu hamil juga harus tetap memperhatikan beberapa hal. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan:
  1. Cari kelas-kelas yoga yang cocok dan nyaman untuk ibu hamil 
  2. Konsultasi dengan dokter Anda sebelum berlatih, dan jika perlu, minta rekomendasi untuk jenis latihan yang bisa Anda ikuti.
  3. Pastikan tiap kelas yang Anda ikuti menawarkan gerakan modifikasi sesuai kondisi, pelajaran relaksasi, teknik meditasi serta pernapasan.
Contoh gerakan yoga yang dapat dilakukan ibu hamil adalah :

1. Gerakan Yoga dengan bersila. 

Dimulai dengan duduk bersila arahkan tangan kanan dan tangan kiri pada sisi tubuh anda, luruskan siku dan telapak tangan sehingga menempel di lantai. Atur nafas anda berulang kali. Setelah itu anda dapat menambah gerakan dengan mengangkat kedua tangan dari samping tubuh ke arah kepala sebari menarik napas. Turunkan tangan secara perlahan ke bagian depan tubuh.


2. Gerakan Yoga Merangkak
Gerakan yoga ke-2 bermanfaat untuk melepaskan ketegangan, menguatkan rahim, meringankan beban perut, dan menghilangkan pegal-pegal di tubuh.
Posisi merangkak dengan posisi siku tangan lurus, arahkan pandangan anda ke depan dengan kepala yang terangkat dan punggung anda sejajar. Tarik napas secara perlahan, lengkungkan punggung ke arah dalam, lalu tarik napas kembali  secara perlahan sambil kembali meluruskan punggung ke posisi semula. Lakukan gerakan ini berulang dalam hitungan. Selain melatih otot rahim dan panggul, pre-natal yoga juga berguna menunjang perkembangan janin serta mempersiapkan tubuh untuk proses persalinan.

3.  Gerakan Yoga dengan Telentang/ Berbaring
Ambil posisi berbaring, kedua kaki Anda menempel di dinding, dan kedua tangan di samping badan dengan telapak tangan membuka. Yoga jenis ini dirancang khusus untuk ibu hamil. Tariklah nafas seiring mengangkat panggul dari lantai atau kasur. Hembuskan nafas sambil menurunkan kembali kedua kaki. Gerakan yoga terlentang ini bermanfaat untuk mencegah varises di kaki, menghilangkan kelelahan dan pegal di kaki akibat pertambahan berat badan selama hamil, juga memberikan rasa rileks pada tubuh Anda.
Anda dapat melakukan gerakan ini dengan berbaring sehingga kedua kaki menumpu ke dinding. Posisikan kedua tangan di samping tubuh dengan telapak tangan menghadap ke atas tubuh. Rilexkan seluruh tubuh anda dengan memejamkan mata, tarik napas perlahan.

Tuesday, January 26, 2016

Gizi Seimbang Bagi wanita Hamil

Kesehatan adalah suatu hal dalam kehidupan yang dapat membuat seseorang bahagia. Pada kehamilan terjadi perubahan fisik dan mental yang bersifat alami dimana para calon ibu harus sehat dan mempunyai kecukupan gizi sebelum dan setelah hamil.
Kebutuhan nutrien meningkat selama hamil. kebutuhan gizi yangharus meningkat tersebut antara lain Kabohidrat, protein,lemak,vitamin,mineral dan air. Banyak mitos mengatakan ibu hamil harus makan dua kali lebih banyak dari sebelum hamil, padahal makan berdua bukan berarti makan dua kali lebih byk tetapi makan dengan porsi seimbang antara jumlah dan mutu.
Selama hamil, calon ibu memerlukan lebih banyak zat-zat gizi dibandingkan dengan  wanita yang tidak hamil, karena makanan ibu hamil dibutuhkan untuk dirinya dan janin yang dikandungnya, bila makanan ibu terbatas janin akan tetap menyerap persediaan makanan ibu sehingga ibu menjadi kurus, lemah, pucat, gigi rusak, rambut rontok dan lain-lain. Sehingga dibutuhkan asupan gizi seimbang untuk mengatasi permasalahan akibat kekurangan gizi pada ibu hamil dan meningkatkan kesehatan ibu hamil dan kualitas kehamilan tersebut, kebutuhan gizi ibu hamil tersebut adalah :
Kalori
Tambahan energi perhari untuk wanita hamil kurang lebih 285 kalori. kebutuhan  Kalori meningkat karena peningkatan laju metabolik basal dan karena penambahan berat badan meningkat jumlah kalori yg dibakar selama aktivitas.
Protein 
Ibu hamil membutuhkan protein lebih banyak dari biasanya. Menurut Widyakarya Pangan dan Gizi VI 2004 menganjurkan penambahan 17 gr/hr. Bahan pangan yang dijadikan sumber sebaiknya 2/3 nya bernilai biologi tinggi seperti daging tak berlemak, ikan, telur, susu dan hasil olahannya. 1/3 bagian dari tumbuhan seperti tahu, tempe, dan kacang.
Asam folat
Menurut Widyakarya Pangan dan Gizi VI 2004 menganjurkan mengkonsumsi as. Folat sebesar 5 mg/kg/hr (200 mg). Bahan Makanan : hati, ikan, daging, telur, kacang kedele, brokoli, bayam, dan asparagus.
Cairan 
Jumlah cairan yg diminum plg sedikit hrs dpt menggantikan cairan yg hilang sehari. Cairan yg diminum tdk dibatasi tetapi pd org dewasa dianjurkan minum 2 liter/hari.
Prinsip gizi wanita hamil sama seperti orang normal, hanya saja ibu hamil perlu menu seimbang yaitu menu yang lengkap dan sesuai dengan kebutuhan tubuh, Bedanya porsi makanan ditambah dari biasanya, agar dapat memenuhi semua kebutuhan pertumbuhan anak yang dikandungnya, Contoh menu makanan ibu hamil
Makan pagi
Nasi 150 gram = 1 gelas
Telur 60 gram = 1 butir
Tempe 50 gram = 2 potong
Sayuran 50 gram = 1/2 gelas
Minyak 5 gram = 1/2 sendok makan
Susu 200 cc = 1 gelas
Pukul 10 : bubur kacang hijau 1 gelas
Makan siang/sore
Nasi 200 gram = 1 1/2 gelas
Ikan 50 gram = 1 potong
Tempe 50 gram = 2 potong
Sayuran 100 gram = 1 gelas
Pepaya 100 gram = 1 potong
Minyak 10 gram = 1 sendok makan
Pukul 16.00 : susu 1 gelas
Status kesehatan ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kesehatan ibu, janin yang dikandungnya, kehamilannya maupun proses persalinan yang akan dijalani ibu, Pengaruh status gizi pada kehamilan adalah :
  1. Terhadap Ibu
    Dapat menyebabkan resiko & komplikasi pd ibu antara lain : anemia, perdarahan, berat badan ibu tidak bertambah secara normal dan terkena penyakit infeksi.  
  2. Terhadap Persalinan
    Dapat mengakibatkan persalinan sulit & lama, persalinan sebelum waktunya (prematur), pendarahan setlh persalinan, serta persalinan dgn operasi cendrung meningkat.
  3. Terhadap Janin
    Dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin & dpt menimbulkan keguguran, abortus, bayi lahir mati, kematian neonatal, cacat bawaan, anemia pd bayi, asfiksia intra partum, BBLR, dan terhambatnya pertumbuhan otak janin.
Faktor yang mempengaruhi gizi ibu hamil
  1. Umur
    Lebih muda umur seorang wanita yg hamil, maka akan lebih byk energi yg diperlukan untuk meneyimbangkan asupan gizi. karena pada usia muda ibu hamil juga masih membutuhkan asupan gizi yang banyak untuk melengkapi proses pertumbuhan dan perkembangannya, ditambah dengan proses kehamilan itu sendiri, berbeda dengan wanita yang hamil pada usia yang sudah matang atau siap untuk menghadapi proses redproduksi atau sering disebut dengan usia redproduksi aktif.
  2. Berat Badan
    Berat badan  yang lebih ataupun kurang dr pd BB rata-rata untuk umur tertentu merupakan faktor untuk menentukan jumlah zat makanan yang harus diberikan agar kehamilannya berjalan lancar.
  3. Suhu lingkungan
    Suhu tubuh dipertahankan pd 36,5 – 37‘ c untuk metabolisme yg optimum. Dengan adanya perbedaan suhu antara tubuh dengan lingkunganya, maka tubuh melepaskan sebagian panasnya yang harus diganti dengan hasil metabolisme tubuh. Maka lebih besar perbedaan suhu tubuh dan lingkungan berarti llebih besar pula masukan energi yang diperlukan. 
  4. Aktivitas
    Setiap aktivitas memerlukan energi, makin banyak aktivitas yang dilakukan makin banyak energi yang diperlukan tubuh.
  5. Status kesehatan
    Pada kondisi sakit asupan energi tidak boleh dilupakan. Ibu hamil dianjurkan mengonsumsi tablet yg mengandung zat besi atau makanan yang mengandung zat besi seperti hati, bayam dan sebagainya.
Kenaikan berat badan Kenaikan BB selama hamil harus memadai dan seimbang serta bertambah sesuai dengan umur kehamilan. Mutu kenaikan berat badan ibu lebih penting dari besarnya kenaikan berat badan. Kenaikan berat badan ibu baik bila digunakan untuk kebutuhan pertumbuhan anak.
Ibu hamil mengalami kenaikan berat badan sebanyak 10 – 12 kg
 Trimester I ---------- < 1 kg
 Trimester II ---------- ± 3 kg
 Trimester III ---------- 6 kg

Sunday, January 3, 2016

Tips Melahirkan Dengan Baik Serta Persiapan Persalinan

Semua wanita yang kini sedang menjalani kehamilan dan pasti akan menjalani proses persalinan, pasti ada kebingungan mengenai apa yang harus dilakukan dan dipersiapkan demi menyambut buah hati. Baik persiapan mental maupun persiapan detail lainnya. berbagai macam pertanyaan akan muncul dibenak ibu tentang bagaimana cara melahirkan dengan baik serta persiapan persalinan
Semakin dekat usia kehamilan dengan waktu proses persalinan, maka makin banyak persiapan yang perlu dilakukan ibu dan terkadang membuat bingung para ibu baru. Agar proses melahirkan lancar, ada baiknya ibu mencari tau tentang hal tersebut  dan memahami kemudian  mendokumentasikan  apa yang akan dibutuhkan dan dipersiapkan.Hal tersebut antara lain adalah :

  1. Persiapkan rumah sakit dan dokter
    Pemilihan dokter akan memengaruhi pilihan rumah sakit Ibu karena Ibu umumnya hanya dapat memilih rumah sakit tempat dokter Ibu praktik. Oleh karena itu Ibu perlu banyak mencari informasi, seperti apakah dokter Ibu praktik di rumah sakit lain, apakah peraturan dan suasana rumah sakit tersebut cocok dengan Ibu, kemudian yang juga perlu Ibu pikirkan adalah jarak rumah Ibu ke rumah sakit tersebut.
  2. Barang yang perlu dibawa
    Ketika kehamilan mencapai 7 bulan, ibu harus sudah mempersiapkan perlengkapan ibu dan bayi yang akan dibawa ketempat ibu akan menjalani peroses persalinan.
    a. Isi tas ibu
    - Baju tidur dengan kancing di depan (untuk menyusui) dan baju untuk pulang
    - Pakaian dalam, bra menyusui dan breast pad.
    - Gurita atau korset, dan alat pompa ASI
    - Pembalut khusus setelah melahirkan.
    - Keperluan mandi dan make up seperlunya.
    - Bahan bacaan atau mp3 player untuk teman pengusir bosan.
    - Kartu rumah sakit, ponsel dan daftar nomor telepon penting.
    b. Isi tas Bayi
    - Popok kain, atau popok sekali pakai ukuran newborn.
    - Baju, celana, dan topi bayi.
    - Kaus kaki, sarung tangan, dan selimut
    - Kain gendong bayi
  3. Pilihan Cara-cara Melahirkan
    Cara melahirkan dapat ibu diskusikan dengan petugas kesehatan yang ibu percaya untuk menolong persalinan ibu nantinya,  dengan  memperhatikan kondisi kesehatan ibu dan janin yang dikandung sehingga proses melahirkan dapat berjalan lancar dan keselamatan Ibu dan bayi dapat terjaga. Berikut ini adalah beberapa pilihan cara melahirkan.
    - Melahirkan normal
    - Operasi caesar
    - Water birth
  4. Pentingnya Suami Yang Bersiaga Dan  Menyiapkan Diri Dan Mental Untuk Proses Melahirkan
    Peran suami sangat penting untuk mendukung mental istri dalam menjalani proses persalinan, dukungan suami akan memberi kekuatan dan semangat istri dalam menjalani segala proses persiapan persalinan dan menajalani persalinan yang akan dihadapinya.