This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Friday, January 29, 2016

Masalah pada Proses Menyusui dan Cara Mengatasinya

Menyusui merupakan aktivitas yang sangat penting bagi ibu maupun bayinya. Dalam proses menyusui, terjadi hubungan yang erat antara ibu dan anak. Seorang ibu, tentu ingin dapat melaksanakan aktivitas menyusui dengan nyaman dan lancar. Sehingga bayi dapat memperoleh Asi sebagai makanan pokok bayi sampai bayi berumur 6 bulan.

Air Susu Ibu (ASI) sangatlah penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi karena  ASI memiliki banyak kandungan gizi di dalamnya sehingga dapat membuat bayi memperoleh banyak asupan yang sesuai jika dibandingkan dengan meminum susu formula buatan pabrik-pabrik. Yang tepat dan benar adalah ibu menyusui bayinya dilakukan sejak pertama kali kelahiran bayi terjadi yaitu melalui Inisiasi Menyusui Dini (IMD) sampai usia bayi mencapai 2 tahun.

Seringkali muncul kegagalan dalam proses menyusui yang disebabkan karena timbulnya beberapa masalah, baik masalah pada ibu maupun pada bayi. Pada sebagian ibu yang tidak paham masalah ini, kegagalan menyusui sering dianggap masalah pada anak saja. Sebenarnya, masalah dari ibu yang timbul selama menyusui dapat dimulai sejak masa kehamilan, pasca persalinan dini dan lanjut.

Terdapat beberapa permasalahan dalam ibu menyusui yang harus diketahui dan bagaimana solusinya, agar tidak menjadi penyebab kegagalan dalam menyusui ASI, berikut  masalah serta solusinya pada ibu menyusui adalah :

1. Nipple confusion pada bayi

Masalahnya :

Masalah yang satu ini sering kali kurang diketahui ibu. Nipple confusion atau bingung puting bisa terjadi pada bayi yang di beri susu dengan menggunakan dot. ketika bayi sudah mengenai dot lalu di susui juga oleh ibunya maka bayi bisa mengalami kebingungan. Mekanisme menyusu dari botol dan dari puting ibu jelas berbeda. Sewaktu menyusu pada puting hampir semua bagian mulut bayi ikut bekerja, otot-otot pipi,gusi,langit-langit dan lidah bekerja sama ketika bayi mengisap puting. Sedangkan jika menyusu dengan botol, karena dot memiliki lubang maka susu bisa keluar tanpa banyak usaha. Keadaan yang berbeda ini menyebabkan bayi biasa lebih memilih menyusu dari botol. Keadaan ini tentunya kurang baik bagi masa menyusui.

Solusinya :

Untuk mengatasi hal-hal yang bisa mencegah terjadinya bingung putting, perlu dilakukan langkah-langkah: ibu harus mengusahakan agar bayi hanya menyusu pada ibu saja adan sebaiknya jangan mengenalkan dulu bayi anda dengan dot pada masa-masa awal hidupnya setidaknya sampai bayi berumur 4 sampai 6 bulan., ibu harus menerapkan cara menyusui yang benar, ibu sebaiknya menyusui bayi tanpa dijadwal (sesuka bayi), ibu perlu lebih sabar dan lebih telaten ketika menyusui bayi, sebaiknya ibu melaksanakan perawatan payudara setelah melahirkan secara sistemik dan teratur

2.    Kurang / salah informasi

Masalahnya :

Pemahaman ibu bahwa susu formula itu sama baiknya atau malah lebih baik dari ASI sehingga cepat menambah susu formula bila merasa bahwa ASI kurang. Petugas kesehatan pun masih banyak yang tidak memberikan informasi pada saat pemeriksaan kehamilan atau saat memulangkan bayi.

Beberapa contoh kurang / salah informasi adalah, pertama, banyak petugas kesehatan yang tidak mengetahui bahwa bayi pada minggu-minggu pertama defekasinya encer dan sering, sehingga dikatakan bayi menderita diare dan sering kali petugas kesehatan menyuruh menghentikan menyusui. Padahal sifat defekasi bayi yang mendapat kolostrum memang demikian karena kolostrum bersifat sebagai laksans.

Kedua, ASI belum keluar pada hari pertama sehingga bayi dianggap perlu diberikan minuman lain, padahal bayi yang baru lahir cukup bulan dan sehat mempunyai persediaan kalori dan cairan yang dapat mempertahankannya tanpa minuman selama beberapa hari. Disamping itu, pemberian minuman sebelum ASI keluar akan memperlambat pengeluaran ASI oleh bayi menjadi kenyang dan malas menyusui.

Dan contoh ketiga tentang salah informasi adalah karena payudara berukuran kecil dianggap kurang menghasilkan ASI padahal ukuran payudara tidak menentukan apakah produksi ASI cukup atau kurang karena ukuran ditentukan oleh banyaknya lemak pada payudara sedangkan kelenjar penghasil ASI sama banyaknya walaupun payudara kecil dan produksi ASI dapat tetap mencukupi apabila manajemen laktasi dilaksanakan dengan baik dan benar.

Solusinya :

Petugas kesehatan harus memberikan informasi yang benar dan  tetap kepada ibu disaat pemeriksaan kehamilan, proses dan pasca persalinan, serta selama ibu menyusui. Informasi yang perlu diberikan kepada ibu hamil/menyusui antara lain meliputi fisiologi laktasi, keuntungan pemberian ASI, keuntungan rawat gabung, cara menyusui yang baik dan benar,kerugian pemberian susu formula dan menunda pemberian makanan lainnya selama 6 bulan (diistilahkan dengan ASI Eksklusif).

3.    Puting susu ibu yang  datar atau terbenam

Masalahnya :

Puting susu datar yaitu, apabila areola dijepit antara jari telunjuk dan ibu jari di belakang puting, puting yang normal akan menonjol keluar, bila tidak, berarti puting datar. Ketika menyusui puting menjadi lebih tegang dan menonjol karena otot polos puting berkontraksi. Meskipun demikian, pada keadaan puting datar akan tetap sulit ditangkap/diisap oleh mulut bayi.

Puting susu terpendam (tertarik ke dalam) yaitu, jika sebagian atau seluruh puting susu tampak terpendam atau masuk ke dalam areola, atau tertarik ke dalam. Hal ini karena ada sesuatu di bawahnya yang menarik puting ke dalam, misalnya tumor atau penyempitan saluran susu. Kelainan puting tersebut seharusnya sudah dapat diketahui sejak hamil atau sebelumnya, sehingga dapat diperbaiki dengan meletakkan kedua jari telunjuk atau ibu jari di daerah payudara, kemudian dilakukan pengurutan menuju ke arah berlawanan. Perlu diketahui, tidak semua kelainan tersebut dapat dikoreksi dengan cara tersebut. Untuk itu, ibu menyusui dianjurkan untuk mengeluarkan ASI-nya dengan manual (tangan) atau pompa, kemudian diberikan pada bayi dengan sendok/pipet/gelas.

Solusinya :

Yang paling efisien untuk memperbaiki keadaan ini adalah isapan langsung bayi yang kuat. Maka sebaiknya tidak dilakukan apa-apa, tunggu saja sampai bayi lahir, segera setelah pascalahir lakukan skin-to-skin kontak dan biarkan bayi mengisap sedini mungkin, biarkan bayi “mencari” putting ibunya dan kemudian mengisapnya, dan bila perlu coba berbagai posisi untuk mendapat keadaan yang paling menguntungkan.

Ibu merangsang putingnya biar dapat “keluar” sebelum bayi “mengambil”nya. Apabila puting benar-benar tidak bisa muncul, dapat “ditarik” dengan pompa putting susu (nipple puller), atau yang paling sederhana dengan sedotan spuit yang dipakai terbalik. Jika tetap mengalami kesulitan, usahakan agar bayi tetap disusui dengan sedikit penekanan pada areola mammae dengan jari sehingga terbentuk dot ketika memasukkan puting susu ke dalam mulut bayi.

4.    Puting susu ibu lecet

Masalahnya :

Pada puting susu ibu lecet, seringkali seorang ibu menghentikan menyusui karena putingnya sakit. Penyebab dari puting susu ibu lecet diantaranya adalah posisi dan pelekatan yang salah, melepaskan penghisapan bayi salah, membersihkan putting dengan sabun/alkohol dan bayi dengan tongue tie

Solusinya :

Yang perlu dilakukan adalah cek bagaimana perlekatan ibu-bayi dan apakah terdapat infeksi Candida (mulut bayi perlu dilihat), kulit merah, berkilat, kadang gatal, terasa sakit yang menetap dan kulit kering bersisik (flaky).

Pada keadaan puting susu lecet, yang kadang kala retak-retak atau luka, maka dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

Ibu terus memberikan ASI nya pada keadaan luka tidak begitu sakit.
Olesi puting susu dengan ASI akhir (hind milk), jangan sekali-sekali memberikan obat lain, seperti krim, salep, dan lain-lain.
Puting susu yang sakit dapat diistirahatkan untuk sementara waktu kurang lebih1x24 jam, dan biasanya akan sembuh sendiri dalam waktu sekitar 2×24 jam. Selama puting susu diistirahatkan, sebaiknya ASI tetap dikeluarkan dengan tangan,dan tidak dianjurkan dengan alat pompa karena nyeri. ASI berikan pada bayi dengan menggunakan sendok.
Cuci payudara sekali saja sehari dengan air mengalir atau air hangat dan tidak dibenarkan untuk menggunakan sabun / alkohol karena akan merangsang iritasi.                                                                              

5. Payudara bengkak

Masalahnya :

Dibedakan antara payudara penuh karena berisi ASI dengan payudara bengkak. Pada payudara penuh;  rasa berat pada payudara, panas dan keras. Bila diperiksa ASI keluar, dan tidak ada demam. Pada payudara bengkak; payudara udem, sakit, puting kencang,kulit mengkilat walau tidak merah, dan bila diperiksa/isap ASI tidak keluar. Badan bisa demam setelah 24 jam. Hal ini terjadi karena antara lain produksi ASI meningkat, terlambat menyusukan dini, perlekatan kurang baik, mungkin kurang sering ASI dikeluarkan dan mungkin juga ada pembatasan waktu menyusui.

Solusinya :

Untuk mencegahnya diperlukan menyusui dini, perlekatan yang baik dan menyusui “on demand”/bayi harus lebih sering disusui. Apabila terlalu tegang, atau bayi tidak dapat menyusui sebaiknya ASI dikeluarkan dahulu, agar ketegangan menurun.

Dan untuk merangsang Reflex Oxytocin maka dilakukan kompres panas untuk mengurangi rasa sakit. Ibu harus dalam kondisi rileks, lakukan pijat leher dan punggung belakang (sejajar daerah payudara). Lakukan pijat ringan pada payudara yang bengkak (pijat pelan-pelan ke arah tengah) serta stimulasi payudara dan puting. Selanjutnya kompres dingin pasca menyusui, untuk mengurangi bengkak. Pakailah bra yang sesuai dan bila terlalu sakit dapat diberikan obat analgetik sesuai dengan anjuran dokter.

6 . Mastitis atau abses payudara

Masalahnya :

Mastitis adalah peradangan pada payudara akibat terjadinya penumpukan ASI di payudara dan merupakan tahap lanjut dari pembengkakan payudara. Payudara menjadi merah, bengkak kadangkala diikuti rasa nyeri dan panas, suhu tubuh meningkat. Di dalam terasa ada masa padat (lump), dan diluarnya kulit menjadi merah. Kejadian ini terjadi pada masa nifas 1-3 minggu setelah persalinan diakibatkan oleh sumbatan saluran susu yang berlanjut. Keadaan ini disebabkan kurangnya ASI diisap/dikeluarkan atau pengisapan yang tak efektif. Dapat juga karena kebiasaan menekan payudara dengan jari atau karena tekanan baju/ bra. Pengeluaran ASI yang kurang baik pada payudara yang besar, terutama pada bagian bawah payudara yang menggantung.

Ada dua jenis Mastitis yaitu, yang hanya karena milk stasis adalah Non Infective Mastitis dan yang telah terinfeksi bakteri disebut Infective Mastitis. Lecet pada puting dan trauma pada kulit juga dapat mengundang infeksi bakteri.

Solusinya :

Beberapa tindakan yang dapat dilakukan yaitu kompres hangat/panas dan pemijatan, Rangsang Oxtocin yang dimulai pada payudara yang tidak sakit, yaitu stimulasi puting, lakukan pijat leher-punggung, dan lain-lain.

Pemberian antibiotik selama 7-10 hari dari dokter bila dianggap perlu. Bila perlu bisa diberikan istirahat total dan obat untuk penghilang rasa nyeri. Kalau sudah terjadi abses sebaiknya payudara yang sakit tidak boleh disusukan karena mungkin memerlukan tindakan bedah.

7. Sindrom ASI kurang

Masalahnya :

Kita sering kali mendengar ada ibu yang tidak menyusui bayinya atau hanya menyusui bayinya sebentar pada bulan ke satu atau ke dua setelah kelahiran karena alasan ASI yang tidak keluar atau kurang.

Sering kenyataannya ASI tidak benar-benar kurang. Tanda-tanda yang “mungkin saja” ASI benar kurang antara lain :

bayi tidak puas setiap setelah menyusui, sering kali menyusui, menyusui dengan waktu yang sangat lama. Tapi juga terkadang bayi lebih cepat menyusui. Disangka produksinya berkurang padahal dikarenakan bayi telah pandai menyusui.
Bayi sering menangis atau bayi menolak menyusui.
Tinja bayi keras, kering atau berwarna hijau.
Payudara tidak membesar selama kehamilan (keadaan yang jarang), atau ASI tidak “datang”, pasca lahir.
Walaupun ada tanda-tanda tersebut perlu diperiksa apakah tanda-tanda tersebut dapat dipercaya.

Tanda bahwa ASI benar-benar kurang yang perlu diperhatikan adalah :

1. BB (berat badan) bayi meningkat kurang dari rata-rata 500 gram per bulan.
2. BB lahir dalam waktu 2 minggu belum kembali.
3. Ngompol rata-rata kurang dari 6 kali dalam 24 jam.
4. Cairan urin pekat, bau dan warna kuning.

Solusinya :

Cara mengatasinya disesuaikan dengan penyebab, terutama dicari pada ke 4 kelompok faktor penyebab yang sering ditemukan, yaitu :

1. Faktor teknik menyusui, keadaan ini yang paling sering dijumpai, antara lain masalah frekuensi,         perlekatan dan penggunaan dot/botol.
2. Faktor psikologis, juga sering terjadi
3. Faktor fisik ibu (jarang), antara lain penggunaan  KB kontrasepsi, hamil, merokok, dan kurang           gizi.
4. Faktor kondisi bayi (sangat jarang), seperti penyakit dan abnormalitas.

Ibu dan bayi dapat saling membantu agar produksi ASI meningkat dan bayi terus memberikan isapan efektifnya. Pada keadaan-keadaan tertentu dimana produksi ASI memang tidak memadai maka perlu upaya yang lebih, misalnya pada relaktasi, maka bila perlu dapat dilakukan pemberian ASI dengan suplementer yaitu dengan pipa nasogastrik atau pipa halus lainnya yang ditempelkan pada puting susu ibu untuk diisap bayi dan ujung lainnya dihubungkan dengan ASI atau formula.

Hukum dan Tata Cara Pelaksanaan Adopsi Anak


Kenyataan kehidupan sosial tidak semua orang tua mempunyai kesanggupan dan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pokok / kesejahteraan  anak.   Akibatnya anak menjadi terlantar. Atau Sebaliknya Orang tua juga tidak bisa memiliki anak bilogis dari hasil pernikahan pasangan karenakan berbagai faktor, sehingga orang tua ingin melakukan pengangkatan anak. Untuk bisa mengangkat seorang anak atau mengadopsi anak, calon orangtua diharuskan mengikuti proses dan prosedur yang telah ditetapkan pemerintah. Hal itu sebagai perlindungan dan hak anak di masa datang.
Mengangkat seorang anak melalui preosedur yang benar dijamin tidak ada masalah di kemudian hari. Tidak sedikit kasus adopsi anak hanya berbekal keterangan notaris padahal  seharusnya melalui proses setahap demi tahap untuk memastikan calon orangtua adopsi layak dan mampu.

Proses adopsi anak
1. Mengajukan  permohonan ijin kepada pejabat yang berwenang.
2. Setelah mendapat ijin, baru mengaju-kan permohonan ketetapan dari Peng-adilan Negeri.
Dasar Hukum :
- Statblad 1917 nomor 129.
- SE Mahkamah Agung nomor 2 Tahun 1979  yang  disempurnakan  dengan SE MA nomor 6 Tahun      1983.
- Kep Mensos Nomor 41 Tahun 1984.

TATA CARA PERMOHONAN IJIN BAGI ANTAR WNI

 Permohonan ditujukan Kepada Kanwil Depsos setempat dengan :
      1. Secara tertulis bermeterai cukup.
      2. Ditanda tangani sendiri/ kuasa.
      3. Tembusan ke Mensos dan Yayasan tempat calon anak angkat .
      4. Kanwil Depsos mengadakan penelit.
      5. Dalam 3 bulan ijin hrs dijawab.

Syarat  bagi Orang Tua Angkat
1. Sudah menikah usia min 25 th & mak 45 th
2. Beda umur antara ortu dan anak angkat min 20 th
3. Saat mengajukan, usia perkawinan min 5 tahun diutamakan yg tak mungkin punya anak, belum           punya  anak,  1  anak  kandung   atau   1  anak angkat tanpa mimiliki anak kandung.
4. Surat Ket Mampu dalam ekonomi, Sehat jasmani/ rohani dan SKKB.
5. Surat Pernyataan tujuan semata-mata untuk kepentingan kesejahteraan anak ybs.

Syarat calon anak angkat sbb :
1. Usia kurang dari 5 tahun
2. Ada ijin dari Pemerintah
3. Anak berada dalam yayasan/asuhan organisasi sosial resmi.
 
   Pengangkatan anak WNI oleh WNA pada prinsipnya sama,  dengan tambahan :
1. Telah  berdomisili  dan bekerja tetap di Indonesia sekurang-kurangnya 3 tahun (Ket  Pejabat               serendah   rendahnya Bupati/Wali Kota
2. Telah memelihara /merawat anak  tsb sekurang – kurangnya  6  bulan  untuk anak  di bawah  umur     3 tahun   dan 1  tahun untuk anak umus 3 s/d 5 tahun.

PERMOHONAN PENGESAHAN ANAK ANTAR WNI

1. Ada urgensi yang memadai.
2. Dengan lisan di Pengadilan atau dengan tertulis.
3. Dapat  ditanda  tangani   pemohon  atau kuasanya.  Calon ortu angkat wajib hadir dlm sidang.
4 Surat bermeterai secukupnya
5. Dialamatkan  kepada   Ketua Pengadilan Negeri yang  daerah  hukumnya meliputi tempat tinggal       domisili anak.

Isi Surat permohonan ke Pengadilan
1. Dalam bagian dasar hukum secara jelas diuraikan motif diajukan.
2. Harus  tampak  permohonan tersb semata-mata untuk masa depan si anak yang bersangkutan.
3. Isi  petitum  bersifat tunggal, misal agar si anak dari pasangan B dite-tapkan    sebagai     anak             angkat pasangan C.

Mengenal Virus Zika, Penyebaran, Pencegahannya & Penatalaksanaan

Zika Virus adalah virus yang proses penularannya melalui media nyamuk Aedes aegypti. Masih satu family dengan virus lain seperti virus penyebab penyakit demam berdarah, penyakit kuning, dan penyakit cikungunya.

Beberapa riset mengembangkan kecurigaan adanya kemungkinan penyebaran virus ini di luar media nyamuk, seperti melalui proses tranfusi darah dan hubungan seks. Meski dugaan ini belum bisa dibuktikan kebenarannya.

Petugas kesehatan pun melihat, penyebaran Zika bertepatan dengan peningkatan tajam jumlah bayi yang menderita microcephaly, yaitu suatu kondisi di mana otak janin tidak tumbuh ke ukuran penuh dan menyebabkan bayi lahir dengan kepala abnormal berukuran kecil.

Virus ini pertama ini diidentifikasi pada tahun 1947 di negara Uganda. Temuan pertama kali dari kasus Zika Virus justru didapatkan dari kasus demam yang muncul pada kera asli endemik Uganda. Kemudian virus ini menjangkit manusia dan pernah menyerang sejumlah populasi manusia di kawasan Afrika secara meluas pada tahun 1954.

Dan kasus pertama dari penyakit yang disebabkan oleh Zika Virus di luar Afrika terjadi di Yap Island, sebuah pulau di kawasan Pasifik Mikronesia pada tahun 2007. Semenjak itu, kasus Zika Virus beberapa kali muncul dalam frekuensi yang tidak kuat di kawasan Pasifik.
Zika menjadi pembicaraan luas di Brasil sejak pertengahan 2015 setelah sekitar 500.000 penduduk tertular virus ini. Lalu berkembang menjadi 1,5 juta penduduk yang tertular.
Di Asia Tenggara sendiri kasus ini masih terbilang sangat langka, Zika Virus pertama kali ditemukan di kawasan Indocina berdasarkan data WHO pada awal Juni 2015.

Beberapa pakar melihat adanya banyak kesamaan gejala antara demam berdarah dengan demam Zika. Keduanya sama-sama diawali dengan demam yang naik turun serta rasa linu hebat pada persendian dan tulang. Kadang juga disertai mual, pusing, rasa tidak nyaman di perut dan disertai rasa lemah dan lesu yang hebat.

Beberapa kesamaan sebagai gejala awal membuat penyakit ini diidentifikasi secara keliru dengan penyakit demam berdarah. Namun sebenarnya terdapat beberapa gejala khas yang bisa membedakan keluhan infeksi Zika Virus dengan penyakit demam berdarah, beberapa tanda khusus tersebut antara lain:

  • Demam cenderung tidak terlalu tinggi, kadang maksimal hanya pada suhu 38 derajat celcius. Cenderung naik turun sebagaimana gejala demam berdarah, tetapi tidak terlalu tinggi.
  • Muncul beberapa ruam pada kulit yang berbentuk makulapapular atau ruam melebar dengan benjolan tipis yang timbul. Kadang ruam meluas dan membentuk semacam ruam merah tua dan kecoklatan yang mendatar dan menonjol.
  • Muncul rasa nyeri pada sendi dan otot, kadang disertai lebam dan bengkak pada sendi dan otot seperti terbentur dan keseleo ringan.
  • Kerap muncul keluhan infeksi mata menyerupai konjungtivitas dengan mata kemerahan. Kadang warna sangat kuat pada bagian dalam kelopak sebagai tanda munculnya ruam pada bagian dalam kelopak mata.

Meski beberapa pakar kesehatan belum mengibarkan bendera putih yang menandakan penyakit ini tidak berbahaya. Namun sejauh ini tidak ada kasus kematian yang muncul karena infeksi Zika Virus. Penyakit yang memang masih dalam riset sejauh ini tidak menandakan sebagai penyakit berbahaya kecuali adanya masalah gangguan sendi, sakit kepala hebat, dan ruam yang membuat kulit terasa kurang nyaman dan gatal.

Tidak ada, tepatnya belum ada vaksin untuk virus Zika, begitu juga dengan obat untuk menyembuhkannya. Mengonsumsi banyak cairan dianggap mampu meredakan gejala yang ditimbulkan seperti demam, sakit dan nyeri. Karena itu, pencegahan adalah yang terpenting Jika kita bisa mengendalikan vektor, itu kecil kemungkinan bahwa kita akan memiliki infeksi

  • Hindarkan diri Anda dari gigitan nyamuk dengan memakai krim anti nyamuk, baju berlengan panjang dan celana panjang saat berada di luar rumah. 
  • Serta tidurlah menggunakan kelambu di malam hari meskipun nyamuk yang menularkan Zika kebanyakan terbang di siang hari.
  •  Bayi di bawah usia tiga bulan tidak boleh memakai krim anti nyamuk. Selubungi tempat tidur bayi dengan kelambu agar terhindar dari gigitan nyamuk.
  • Lengkapi rumah Anda dengan air conditioner atau kawat kasa di lubang angin rumah untuk menghalau nyamuk masuk ke rumah Anda.
  • Lebih luas lagi, cara yang paling efektif untuk mencegah virus ialah menjaga perkembangan nyamuk dengan menghindari adanya genangan air pada properti Anda, pengaturan perangkap nyamuk, dan mungkin melakukan semprot nyamuk secara masal.misalnya : menganti air di vas bunga atau bak mandi secara teratur.
  • Anak dan bayi di atas usia tiga bulan sebaiknya memakai krim anti nyamuk yang sesuai dengan usia mereka.
  • Minum banyak air putih dan cukup istirahat.
  • Hindari berpergian ke daerah endemik virus Zika, tetapi jika anda harus pergi ke negara di mana virus Zika adalah endemik, ambillah langkah-langkah serius dalam pencegahan nyamuk. Gunakan krim anti nyamuk, kenakan baju dan celana panjang,dan pelindung diri yang lain.
  • Bila setelah Anda kembali dari suatu Negara dan Anda mulai merasa sakit apapun yang berkaitan dengan gejala Zika, pastikan untuk memberitahu dokter dan perawat tentang tujuan perjalanan Anda yang telah lalu. Gejala Zika memang mirip dengan banyak penyakit lain seperti pilek atau penyakit nyamuk lain, sehingga Anda perlu waspada.Segera berkonsultasi ke dokter jika tubuh Anda menunjukkan gejala terjangkit virus.

Dilansir dari situs resmi U.S Centers for Disease Control and Prevention, CDC.gov, bagi mereka yang mengalami gejala-gejala seperti yang telah disebutkan di atas, diharapkan untuk beristirahat dengan cukup, minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi, mengonsumsi obat seperti paracetamol atau acetaminophen, untuk meredakan panas dan nyeri.

Penyakit yang memerlukan masa inkubasi 3 hari sebelum serangan ini juga kerap kali sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan medis yang serius. Penanganan paling efektif menurut Dr. Herawati adalah dengan meningkatkan asupan vitamin C, E, B, dan A dalam tubuh untuk memicu sistem imunitas membentuk perlawanan alami terhadap Zika Virus. Dalam kondisi tubuh yang baik, penyakit infeksi Zika Virus dapat pulih dalam tempo 7 sampai 12 hari.

Jangan pula mengonsumsi aspirin dan NSAIDs, seperti ibuprofen dan naproxen. Kedua obat ini harus dihindari untuk mengurangi risiko hemorrhage atau pendarahan.

Jika ternyata dinyatakan terinfeksi, pastikan pada minggu pertama agar tidak tergigit nyamuk pembawa virus Zika. Hal ini dikarenakan, di minggu pertama terinfeksi, virus Zika bisa ditemukan dalam darah dan bisa menginfeksi orang lain melalui gigitan nyamuk. Nyamuk yang terinfeksi bisa menularkan virus pada orang lain.

Thursday, January 28, 2016

Manfaat Melakukan Hubungan Intim Pada Masa Kehamilan

Banyak wanita hamil merasa tidak nyaman untuk berhubungan seks di masa kehamilan, terutama di trimester pertama karena masih banyak merasakan ketidak nyamanan dalam masa kehamilan itu yaitu sering merasa mual dan lelah,dll. Suami  juga khawatir hubungan seksual akan membahayakan bayi dalam kandungan. Namun, perlu anda ketahui bahwa menurut salah salah satu peneliti mengemukakan bahwa jika kehamilan berkembang secara normal, maka hubungan seks tidak akan mengganggu atau berbahaya bagi bayi sama sekali. Hal ini dikarenakan janin atau bayi yang sedang dikandung terlindungi dengan baik di dalam Rahim, cairan ketuban merupakan lapisan pelindung bayi yang kuat dan tebal sehingga bisa mencegah berbagai infeksi

Tetapi melakukan Hubungan seks pada trimester kedua tidak diperbolehkan khususnya pada ibu hamil yang mengalami komplikasi kehamilan, yaitu kehamilan dengan plasenta previa, dimana plasenta menghalangi cervix, pelebaran cervix prematur, dan beresiko mengalami persalinan prematur.

Hal yang harus diperhatikan adalah Hubungan seks harus dilakukan dengan nyaman agar jangan sampai terjadi kontraksi yang dahsyat untuk menghindari pecah ketuban, karena apabila ketuban pecah dapat menyebabkan infeksi ke tubuh janin atau komplikasi kehamilan lainnya.

Manfaat  berhubungan intim pada masa kehamilan adalah :
1. Menghilangkan Stres.
Sama halnya ketika memakan cokelat dan pergi berlibur, hubungan seks dapat menurunkan tekanan darah dan memicu pelepasan substansi endorfin di otak yang berfungsi untuk mengendalikan stres dan gangguan emosion
2. Mengurangi Nyeri 
Hormon yang dilepaskan saat mencapai orgasme dapat mengurangi rasa sakit yang diderita. Sakit punggung,  tegang di leher, dan sakit kepala yang biasanya diderita ibu hamil akibat hormon, akan hilang setelah orgasme dicapai.
3. Mengurangi Rasa Ketidaknyamanan pada Masa Kehamilan.
Pada masa kehamilan trismester kedua biasanya ibu hamil akan mengalami dorongan untuk melakukan hubungan seksual yang cukup tinggi. Ketika tingkat hasrat semakin tinggi diikuti dengan rasa mual karena ketidaknyamanan pada masa awal kehamilan yang semakin menurun membuat seks menjadi kebutuhan nomor satu. Seks menjadi pilihan nomor satu karena pada masa ini ada peningkatan aliran darah ke arah organ kewanitaan, sehingga organ intim wanita menjadi lebih besar, mengembang da nada peningkatan lubrikasi ( cairan pelumas untuk hubungan seksual) sehingga bisa menambah kenikmatan saat berhubungan seksual.
4. Membantu Kelancaran Proses Persalinan
Sebagian orang percaya bahwa berhubungan seks ketika hamil dapat membantu kelancaran proses persalinan. Saat berhubungan seks, hormon prostaglandin yang dikeluarkan sperma dapat mengakibatkan kontraksi guna membantu penekanan sehingga kepala bayi dapat masuk ke bagian bawah panggul, sehingga dapat membantu juga secara tidak langsung. karena  hormon prostaglandin selain dapat merangsang terjadi kontraksi juga dapat membuat leher rahim menjadi lunak. Namun hubungan seks pada usia kehamilan tua tetap harus hati-hati.
5. Meningkatkan Kekebalan Tubuh.
Hubungan seks juga memicu keluarnya hormon DHEA (dehydroepiandrosterone) yang berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh. Beberapa penelitian mengungkap, seseorang yang berhubungan seks secara teratur (2-3 kali seminggu) lebih tinggi kadar Ig A–nya (antibodi dalam tubuh) dibanding dengan yang tidak rutin berhubungan seks (tidak pernah, satu kali seminggu, atau lebih dari tiga kali seminggu).
6. Membakar Kalori.
Seks itu sama dengan olahraga. Bahkan, melakukan hubungan seks selama 30 menit mampu membakar 85 kalori. Ini setara dengan berjalan kaki lebih kurang 2 mil.
7. Meningkatkan Kesehatan Jantung.
Seks melatih kekuatan dan keseimbangan otot-otot jantung. Penelitian menyatakan, berhubungan seksual secara rutin dalam seminggu dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke. Kekuatan jantung juga diperlukan Ibu hamil sebagai persiapan menghadapi persalinan normal.
8. Meningkatkan Rasa Percaya Diri.
Ibu yang sedang hamil biasanya tidak percaya diri dengan tubuhnya yang berubah bentuk. Namun, seorang ahli terapi seks menyatakan, dengan melakukan hubungan seks dapat meningkatkan rasa percaya diri, karena akan merasa dan menerima lebih baik terhadap keadaan tubuhnya.
9. Mempererat Hubungan.
Hubungan seks memperkuat ikatan dan keintiman pada suami istri. Saat melakukan hubungan seks, kita dan pasangan akan saling menerima sentuhan kasih sayang yang intim, sehingga mampu meningkatkan keluarnya hormon oksitosin yang berfungsi mengembangkan hasrat seksual. Pelepasan oksitosin secara teratur dapat membantu memperbesar frekuensi bercinta. Sehingga meningkatkan kekuatan psikologi pada ibu hamil karena dia merasa kehamilannya mendapat dukungan suami dan semakin dicintai suami.
10. Meningkatkan Kualitas Tidur.
Meningkatnya hormon oksitosin dalam tubuh dipercaya dapat meningkatkan kualitas tidur. Di lain pihak, kualitas tidur yang cukup dapat memberikan energi positif bagi kegiatan kita esok hari. Sehingga esok hari ibu hamil dapat bangun dengan segar, karena memperoleh kulitas tidur yang baik.
11. Memperkuat Otot Panggul.
Bagi ibu hamil, melakukan hubungan seks secara teratur bisa membantu memperkuat otot panggul. Latihan memperkuat otot panggul ini dikenal dengan senam kegel. Senam ini juga membantu meningkatkan gairah kehidupan seks dengan pasangan serta mampu menurunkan risiko terjadinya prolaps uteri (turun berok) di masa tua nanti. Kekuatan otot panggul ini sangat diperlukan Ibu hamil sebagai persiapan menghadapi persalinan normal.

Posisi seks yang aman dilakukan bagi ibu hamil adalah :
1. Posisi yang baik dalam berhubungan seks saat hamil, yaitu tidak menekan perut. Salah satu Contoh     gerakannya atau posisinya adalah setengah duduk. Posisi ini tidak menekan perut. Atau dapat pula     Anda mengambil posisi suami berlutut dengan satu lutut untuk menahan berat badannya.
2. Posisi yang lain dapat dilakukan dengan cara wanita hamil berbaring telentang, meletakkan salah       satu kaki atau keduanya pada bangku. Ini akan memungkinkan istri untuk bergerak bebas dan             sedikit memiringkan tubuhnya ke kiri dan kanan untuk menambah kenikmatan. Pasangannya               berlutut atau berdiri di antara kakinya, yang memungkinkannya untuk dengan mudah mencumbu         klitoris dengan jari tangan dan anggota tubuh lainnya. Ketika pria melakukan penetrasi, tidak akan     ada tekanan pada perut istri dan mereka berdua dapat bergerak. Anda dapat mencoba dan                     memodifikasi posisi ini agar hubungan seks lebih menyenangkan dan nyaman.



Manfaat Yoga Bagi Ibu Hamil

Menunggu kelahiran buah hati merupakan moment yang sangat membahagiakan, namun kadang juga dapat menimbulkan rasa lelah, baik secara fisik maupun psikologis, oleh sebap itu ibu hamil harus tetap menjaga kebugaran dan kesehatan fiik maupun psikologi dengan cara rajin atau teratur melakukan olah raga, tentunya olah raga yang aman bagi kesehatan ibu, kehamilannya maupun janin yang dikandungnya. Olah raga tersebut dapat dilakukan dengan melakukan yoga.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang rutin beryoga  menunjukkan resiko lebih rendah dalam hal kelahiran premature dibandingkan yang hanya berjalan kaki (14% banding 29%), dan lebih cenderung tidak harus melakukan operasi Cesar (23% banding 33%). Rata-rata, para ibu yang beryoga juga memiliki tekanan darah lebih rendah dan perkembangan janinnya lebih sehat.

Yoga merupakan gerakan yang relatif aman dilakukan ibu hamil. Yoga untuk ibu hamil dapat dilakkan sejak trimester I kehamilan. Gerakan yoga sangat bermanfaat untuk kesehatan ibu hamil baik kesehatan fisik maupun psikologi ibu hamil yang tentunya sangat bermanfaat untuk proses kehamilan dan persalinan yang akan dihadapi ibu , Yoga untuk ibu hamil juga sangat bermanfaat   untuk ibu hamil. Berikut beberapa manfaat gerakan Yoga untuk ibu hamil.
  1. Yoga juga membuat ibu hamil lebih rileks, dimana kondisi ibu hamil yang rileks ini sangat baik untuk pertumbuhan janin. Perlu dihindari, ketika kita mengalami stress, tubuh mengeluarkan hormon kortisol yang dapat mengganggu pertumbuhan janin.
  2. Melancarkan peredaran darah ibu hamil, dan menyehatkan janin sehingga pasokan oksigen untuk janin menjadi lebih banyak.
  3. Membantu pembakaran kalori, sehingga kenaikan berat badan selama hamil terjaga baik.
  4. Menguatkan otot, memperbaiki postur tubuh, menyehatkan organ pencernaan sehingga zat gizi dapat diserap optimal.
  5. Melatih pernapasan ibu hamil. Bunda akan terbiasa melakukan berbagai variasi pernafasan seperti napas pendek dan cepat, serta panjang dan dalam. Latihan napas panjang dan dalam bisa menenangkan bunda menahan rasa sakit saat melakukan persalinan.
  6. Menguatkan otot panggul ibu hamil, agar menjadi lebih kuat dan elastis. Sirkulasi darah di sekitar daerah panggul juga lebih lancar, sehingga memudahkan bunda melakukan persalinan secara normal.
Walau gerakan yoga aman untuk dilakukan oleh ibu hamildalam melakukannya ibu hamil juga harus tetap memperhatikan beberapa hal. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan:
  1. Cari kelas-kelas yoga yang cocok dan nyaman untuk ibu hamil 
  2. Konsultasi dengan dokter Anda sebelum berlatih, dan jika perlu, minta rekomendasi untuk jenis latihan yang bisa Anda ikuti.
  3. Pastikan tiap kelas yang Anda ikuti menawarkan gerakan modifikasi sesuai kondisi, pelajaran relaksasi, teknik meditasi serta pernapasan.
Contoh gerakan yoga yang dapat dilakukan ibu hamil adalah :

1. Gerakan Yoga dengan bersila. 

Dimulai dengan duduk bersila arahkan tangan kanan dan tangan kiri pada sisi tubuh anda, luruskan siku dan telapak tangan sehingga menempel di lantai. Atur nafas anda berulang kali. Setelah itu anda dapat menambah gerakan dengan mengangkat kedua tangan dari samping tubuh ke arah kepala sebari menarik napas. Turunkan tangan secara perlahan ke bagian depan tubuh.


2. Gerakan Yoga Merangkak
Gerakan yoga ke-2 bermanfaat untuk melepaskan ketegangan, menguatkan rahim, meringankan beban perut, dan menghilangkan pegal-pegal di tubuh.
Posisi merangkak dengan posisi siku tangan lurus, arahkan pandangan anda ke depan dengan kepala yang terangkat dan punggung anda sejajar. Tarik napas secara perlahan, lengkungkan punggung ke arah dalam, lalu tarik napas kembali  secara perlahan sambil kembali meluruskan punggung ke posisi semula. Lakukan gerakan ini berulang dalam hitungan. Selain melatih otot rahim dan panggul, pre-natal yoga juga berguna menunjang perkembangan janin serta mempersiapkan tubuh untuk proses persalinan.

3.  Gerakan Yoga dengan Telentang/ Berbaring
Ambil posisi berbaring, kedua kaki Anda menempel di dinding, dan kedua tangan di samping badan dengan telapak tangan membuka. Yoga jenis ini dirancang khusus untuk ibu hamil. Tariklah nafas seiring mengangkat panggul dari lantai atau kasur. Hembuskan nafas sambil menurunkan kembali kedua kaki. Gerakan yoga terlentang ini bermanfaat untuk mencegah varises di kaki, menghilangkan kelelahan dan pegal di kaki akibat pertambahan berat badan selama hamil, juga memberikan rasa rileks pada tubuh Anda.
Anda dapat melakukan gerakan ini dengan berbaring sehingga kedua kaki menumpu ke dinding. Posisikan kedua tangan di samping tubuh dengan telapak tangan menghadap ke atas tubuh. Rilexkan seluruh tubuh anda dengan memejamkan mata, tarik napas perlahan.

Mengena apa Itu Sianida Dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan.

Sianida adalah senyawa kimia yang mengandung kelompok siano C≡N, dengan atom karbon terikat-tiga ke atom nitrogen.
Kelompok CN dapat ditemukan dalam banyak senyawa. Beberapa adalah gas, dan lainnya adalah padat atau cair. Beberapa seperti-garam, beberapa kovalen. Beberapa molekular, beberapa ionik, dan banyak juga polimerik. Senyawa yang dapat melepas ion sianida CN− sangat beracun,

Namun di samping mematikannya racun ini, ternyata sianida pun memiliki sederet kegunaan. Disadur dari Centers for Disease Control and Prevention, keberadaan racun ini justru dibutuhkan di bidang pertanian, fotografi dan industri logam. Bahkan 13% konsumsi sianida secara global dilakukan pengolah pertambangan untuk memulihkan emas, tembaga, seng dan perak dan Sianida biasa digunakan sebagai racun tikus,mengolah kertas,bom ikan,dan mengolah emas

Asam sianida pun banyak dipakai dalam penelitian laboratorium. Terutama sianida yang berbentuk larutan dengan kadar 2%. Hydrocyanida Acid banyak dipakai untuk berbagai reaksi proses kimia sintesis. Namun, perdagangan jenis ini paling banyak diperdagangkan untuk membunuh hama, kuman, tikus-tikus dalam ruangan, gudang dan juga kapal.

Bahkan bidang fotografi pun memerlukan sianida dalam bentuk garam. Dalam dunia penyepuhan dan pewarnaan logam pun, asam sianida digunakan untuk proses pembersihan, pengerasan dan penyepuhan logam untuk mendapatkan emas murni dari biji-biji logam.

Namun, dampaknya terhadap kesehatan sangatlah berbahaya dan mematikan. Bila terpapar zat ini, manusia dapat meninggal dalam waktu kurang dari setengah jam. Karena sifat yang sangat beracun dari sianida, proses ini kontroversial dan penggunaannya dilarang di sejumlah negara dan wilayah.

Sifat Asam Sianida

Asam sianida murni tidak berwarna, mudah menguap sedikit di atas suhu kamar ( 26 0C ), sangat toksik dan berbau khas. Bau ini akan tercium bila konsentrasi lebih besar atau sama dengan 1 ppm, dan tidak berbau lagi bila tertutup bau gaslainnya atau saraf sensoris orang telah rusak/lumpuh.Berat molekulnya ringan, sukar terionisir, dan mudah berdifusi. Oleh karena itu gas sianida mudah terhisap melalui saluran pernafasan ( paru paru ), saluran pencernaan, dan kulit

Prinsip manifestasi apabila kita terpapar asam sianida dan sudah mengalami keracunan adalah sebagai berikut : pernafasan cepat, tekanan darah turun, convulsi dan coma.

A. Keracunan akut

Golongan sianida : Sianogen chlorida ( ClC = N ), Acetonitril ( H3CN )

Ingesti / Inhalasi : bila konsentrasi gas minimal 10 x M.L.D. Maka, segera timbul penurunan kesadaran, convulusi dan akan meninggal dalam 15 menit. Bila mendekati M.L.D. akan segera timbul gejala gejala : dizziness, pusing pusing, pernafasan cepat, rasa ngantuk, tensi turun, pols cepat, tidak sadar dan akan mati dalam keadaan kejang kejang dalam waktu 1 jam, kecuali bentuk garam Na Nitroprusid dalam waktu 12 jam

Acrylonitril, Inhalasi : mual mual, muntah muntah, diare, kelemahan, pusing pusing dan jaundice. Kontak Kulit : Blistering ( lepuh lepuh ) pada kulit dan ini bukan merupakan gejala umum.

Ca-sianida. Ingesti : Flustering ( merah merah ) pada kulit dan membrana mucosa, pusing pusing, dizziness dan tensi turun.

B. Keracunan Kronis

Inhalasi : dizziness, kelemahan, kongesti paru-paru, berat badan turun, mental retardation.

Laboratorium

Ditemukan adanya konsentrasi tinggi sianida pada jaringan tubuh. Misalnya, darah, hati, ginjal. Sedang pada air seni konsentrasinya rendah. Pada umumnya konsentrasi sianida dalam isi lambung / hati lebih tinggi pada keracunan per oral bila dibandingkan dengan per inhalasinya. Sebenarnya pada keracunan yang fatal tidak menunjukkan ciri ciri khas, hanya bau amandel dapat terbau pada waktu dilakukan autopsi. Pada keracunan Na dan K-sianida, dapat menimbulkan congesti dan korosi pada mucosa trac digestifus.

Tuesday, January 26, 2016

Gizi Seimbang Bagi wanita Hamil

Kesehatan adalah suatu hal dalam kehidupan yang dapat membuat seseorang bahagia. Pada kehamilan terjadi perubahan fisik dan mental yang bersifat alami dimana para calon ibu harus sehat dan mempunyai kecukupan gizi sebelum dan setelah hamil.
Kebutuhan nutrien meningkat selama hamil. kebutuhan gizi yangharus meningkat tersebut antara lain Kabohidrat, protein,lemak,vitamin,mineral dan air. Banyak mitos mengatakan ibu hamil harus makan dua kali lebih banyak dari sebelum hamil, padahal makan berdua bukan berarti makan dua kali lebih byk tetapi makan dengan porsi seimbang antara jumlah dan mutu.
Selama hamil, calon ibu memerlukan lebih banyak zat-zat gizi dibandingkan dengan  wanita yang tidak hamil, karena makanan ibu hamil dibutuhkan untuk dirinya dan janin yang dikandungnya, bila makanan ibu terbatas janin akan tetap menyerap persediaan makanan ibu sehingga ibu menjadi kurus, lemah, pucat, gigi rusak, rambut rontok dan lain-lain. Sehingga dibutuhkan asupan gizi seimbang untuk mengatasi permasalahan akibat kekurangan gizi pada ibu hamil dan meningkatkan kesehatan ibu hamil dan kualitas kehamilan tersebut, kebutuhan gizi ibu hamil tersebut adalah :
Kalori
Tambahan energi perhari untuk wanita hamil kurang lebih 285 kalori. kebutuhan  Kalori meningkat karena peningkatan laju metabolik basal dan karena penambahan berat badan meningkat jumlah kalori yg dibakar selama aktivitas.
Protein 
Ibu hamil membutuhkan protein lebih banyak dari biasanya. Menurut Widyakarya Pangan dan Gizi VI 2004 menganjurkan penambahan 17 gr/hr. Bahan pangan yang dijadikan sumber sebaiknya 2/3 nya bernilai biologi tinggi seperti daging tak berlemak, ikan, telur, susu dan hasil olahannya. 1/3 bagian dari tumbuhan seperti tahu, tempe, dan kacang.
Asam folat
Menurut Widyakarya Pangan dan Gizi VI 2004 menganjurkan mengkonsumsi as. Folat sebesar 5 mg/kg/hr (200 mg). Bahan Makanan : hati, ikan, daging, telur, kacang kedele, brokoli, bayam, dan asparagus.
Cairan 
Jumlah cairan yg diminum plg sedikit hrs dpt menggantikan cairan yg hilang sehari. Cairan yg diminum tdk dibatasi tetapi pd org dewasa dianjurkan minum 2 liter/hari.
Prinsip gizi wanita hamil sama seperti orang normal, hanya saja ibu hamil perlu menu seimbang yaitu menu yang lengkap dan sesuai dengan kebutuhan tubuh, Bedanya porsi makanan ditambah dari biasanya, agar dapat memenuhi semua kebutuhan pertumbuhan anak yang dikandungnya, Contoh menu makanan ibu hamil
Makan pagi
Nasi 150 gram = 1 gelas
Telur 60 gram = 1 butir
Tempe 50 gram = 2 potong
Sayuran 50 gram = 1/2 gelas
Minyak 5 gram = 1/2 sendok makan
Susu 200 cc = 1 gelas
Pukul 10 : bubur kacang hijau 1 gelas
Makan siang/sore
Nasi 200 gram = 1 1/2 gelas
Ikan 50 gram = 1 potong
Tempe 50 gram = 2 potong
Sayuran 100 gram = 1 gelas
Pepaya 100 gram = 1 potong
Minyak 10 gram = 1 sendok makan
Pukul 16.00 : susu 1 gelas
Status kesehatan ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kesehatan ibu, janin yang dikandungnya, kehamilannya maupun proses persalinan yang akan dijalani ibu, Pengaruh status gizi pada kehamilan adalah :
  1. Terhadap Ibu
    Dapat menyebabkan resiko & komplikasi pd ibu antara lain : anemia, perdarahan, berat badan ibu tidak bertambah secara normal dan terkena penyakit infeksi.  
  2. Terhadap Persalinan
    Dapat mengakibatkan persalinan sulit & lama, persalinan sebelum waktunya (prematur), pendarahan setlh persalinan, serta persalinan dgn operasi cendrung meningkat.
  3. Terhadap Janin
    Dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin & dpt menimbulkan keguguran, abortus, bayi lahir mati, kematian neonatal, cacat bawaan, anemia pd bayi, asfiksia intra partum, BBLR, dan terhambatnya pertumbuhan otak janin.
Faktor yang mempengaruhi gizi ibu hamil
  1. Umur
    Lebih muda umur seorang wanita yg hamil, maka akan lebih byk energi yg diperlukan untuk meneyimbangkan asupan gizi. karena pada usia muda ibu hamil juga masih membutuhkan asupan gizi yang banyak untuk melengkapi proses pertumbuhan dan perkembangannya, ditambah dengan proses kehamilan itu sendiri, berbeda dengan wanita yang hamil pada usia yang sudah matang atau siap untuk menghadapi proses redproduksi atau sering disebut dengan usia redproduksi aktif.
  2. Berat Badan
    Berat badan  yang lebih ataupun kurang dr pd BB rata-rata untuk umur tertentu merupakan faktor untuk menentukan jumlah zat makanan yang harus diberikan agar kehamilannya berjalan lancar.
  3. Suhu lingkungan
    Suhu tubuh dipertahankan pd 36,5 – 37‘ c untuk metabolisme yg optimum. Dengan adanya perbedaan suhu antara tubuh dengan lingkunganya, maka tubuh melepaskan sebagian panasnya yang harus diganti dengan hasil metabolisme tubuh. Maka lebih besar perbedaan suhu tubuh dan lingkungan berarti llebih besar pula masukan energi yang diperlukan. 
  4. Aktivitas
    Setiap aktivitas memerlukan energi, makin banyak aktivitas yang dilakukan makin banyak energi yang diperlukan tubuh.
  5. Status kesehatan
    Pada kondisi sakit asupan energi tidak boleh dilupakan. Ibu hamil dianjurkan mengonsumsi tablet yg mengandung zat besi atau makanan yang mengandung zat besi seperti hati, bayam dan sebagainya.
Kenaikan berat badan Kenaikan BB selama hamil harus memadai dan seimbang serta bertambah sesuai dengan umur kehamilan. Mutu kenaikan berat badan ibu lebih penting dari besarnya kenaikan berat badan. Kenaikan berat badan ibu baik bila digunakan untuk kebutuhan pertumbuhan anak.
Ibu hamil mengalami kenaikan berat badan sebanyak 10 – 12 kg
 Trimester I ---------- < 1 kg
 Trimester II ---------- ± 3 kg
 Trimester III ---------- 6 kg

Monday, January 25, 2016

Mengatasi dan Penyebap Anak Suka Memukul dan Marah

Memukul adalah suatu perbuatan yang tidak benar, setiap orang tidak diperkenankan memukul orang lain, apapun alasannya. Tangan berfungsi untuk makan, memberi, menulis dan melakuan hal-hal baik lainnya. Jika sampai khilaf memukul orang, seseorang wajib meminta maaf kepada orang yang dipukul. Terapkan aturan yang berlaku dirumah, dan lakukan secara konsisten. Mengkomunikasikan kepada anak tentang perilaku pemukulan sebagai hal yang kurang baik, bisa dilakukan kapan saja, saat bermain, saat menonton tv, saat berkumpul bersama keluarga, untuk menanamkan pemikiran pada anak, bahwa memukul adalah suatu perbuatan yang tidak benar dan membuat sakit orang lain.

Sifat pemarah dan agresif pada anak balita dapat muncul sejak usia dua tahun. Sifat agresif digambarkan sebagai betuk dari marah yang disertai dengan aktifitas fisik seperti memukul, mencakar, menggigit, atau menendang anak lainya, orang dewasa, atau hewan peliharaan. Banyak orang tua yang merasa khawatir karena anaknya menunjukan sifat pemarah dan agresif karena cenderung tidak disukai oleh teman sebaya nya.

Sifat agresif pada balita dapat diredam dan sebagian besar akan menghilang sejalan dengan bertambahnya usia jika ditangani secara bijak. Ayah bunda tidak perlu terlalu khawatir jika sekali-sekali si kecil marah atau memukul. Jika si buah hati terkadang agresif, bukan berarti dia akan menjadi agresif sampai dewasa.

Meski demikian, jika ayah bunda mendapati si kecil mulai bertindak agresif dengan memukul kakak atau anak lain, perlu difahamkan bahwa prilakunya itu salah dan ayah bunda tidak suka. Pada saat yang sama sebagai orang tua, ayah bunda perlu mengajarkan si kecil cara menyalurkan ledakan emosi dan ekspresinya melalui tindakan lain.

Beberapa hal yang menyebabkan si kecil menjadi agresif

  • Si kecil dapat marah atau agresif jika dia menginginkan sesuatu tapi dia merasa kurang di respon oleh orang tuanya.
  • Si kecil belum mengerti bahwa perbuatan memukul, menendang, mencakar, atau menggigit dapat menyakiti dan melukai orang lain.
  • Merasa cemburu, misalnya ketika si kecil punya adik bayi dan dia menganggap ayah bunda lebih memperhatikan adiknya daripada dirinya.
  • Meniru anak lain atau orang dewasa, termasuk dari tontonan di televisi yang mempertontonkan aktivitas kekerasan.
  • Dikritik, dimarahi, dan dihukum terus menerus juga dapat memicu karakter memberontak dan agresif pada si anak.
  • Tidak dapat memahami situasi karena mengalami gangguan fisik seperti gangguan pendengaran.
  • Terlalu lelah atau lapar setelah bermain

Banyak cara yang dapat dilakukan oleh orang tua agar dapat mengatasi permasalahan anak melakukan tindakan tersebut, dan hal yang pasti diketahui oleh orang tua adalah mengetahui penyebap anal melakukan tindakan itu, salah satu cara untuk Mengatasi anak memukul dengan tehnik:

1. Jangan Memarahi Anak dengan Hukuman Fisik
Bagi sebagian orangtua, memukul merupakan tindakan yang tepat untuk mendisiplinkan si kecil dengan pemahaman Memukul atau menampar anak adalah cara sederhana agar dia mau mengerti, padahal itu cara yang kurang tepat. Namun, memukul balik bisa membuat anak menjadi bingung karena Anda menasihati mereka untuk jangan memukul tetapi anda melakuakan dengan cara yang sama. Akan lebih baik bila Anda memperingatinya dengan tegas serta memberikan dia konsekuensi yang mendidik.

2. Cari Tahu Apa Pemicunya
Tentunya cara yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan anak dapat berbeda, disesuaikan oleh sifat, maupun penyebap anak melakukan kesalahan itu, dengan memahami penyebap atau faktor penyebap diharapkan permasalahan anak akan segera teratasi, apabila orang tua sangat merasa cemas akan sikap anak, dapat melakukan konsultasi.
Bila anak Anda sering memukul, perhatikan apa pemicu sebenarnya. Apakah dia melakukan itu karena lelah, bosan, lapar, atau marah? Selain itu, bisa jadi dia juga terpengaruh oleh lingkungan keluarga atau sekelilingnya. Untuk mengatasi hal ini, coba perhatikan anak saa bermain lalu amati reaksinya terhadap anak-anak lain. Pastikan kalau dia tidak memukul, terutama ke wajah. Cara ini bisa membantu Anda mengurangi sikap anak yang suka memukul.

3. Ajarkan Anak Cara Berkomunikasi yang Baik
Banyak anak malakukan tindakan marah atau memukul hanya karena satu alasan dia tidak paham bagaimana mengkomunikasikan keinginanya kepada orang tua. Baik keinginan untuk diperhatiakan atau kasih sayang yang lebih dari orang yang disayanginya. Dalam kebanyakan kasus, anak-anak sebenarnya tidak memukul orangtua karena marah atau frustasi, tapi karena mereka ingin mendapatkan perhatian lebih dari Anda. Kunci untuk mengubah perilaku buruk tersebut dengan menunjukkan cara berkomunikasi yang baik. Sebagai contoh, kalau anak Anda kesal, lalu memukul, sebaiknya Anda cepat merangkul serta memeluknya. Beritahukan bagaimana cara menepuk lengan atau wajah dengan lembut. Ingat, mengubah kebiasaan si kecil memang butuh kesabaran.

4. Menjalin Hubungan  dan Komunikasi yang Menyenangkan
Beberapa anak memiliki kebiasaan alami untuk menggunakan tangan mereka sebagai alat komunikasi. Maka dari itu, Anda perlu mengajari mereka dengan membuat komunikasi yang menyenangkan. Misalnya, begitu dia ingin memukul, cepat intervensi dengan menggerakkan tubuh dan katakan 'ayo tos'. Hal itu akan membuat si kecil bingung, bisa jadi tersenyum dan tidak menjadi melakukannya. Cara ini dapat mengurangi kebiasaan buruk anak Anda seiring berjalannya waktu.

5. Sediakan Banyak Waktu untuk Anak Anda
Luangkan waktu yang banyak agar bisa mengubah kepribadian si kecil. Sering-seringlah memeluk serta mengajak mereka bermain agar dia semakin dekat dengan Anda. Ajarkan dia menggunakan tangan secara lembut hingga anak benar-benar bisa mempraktekannya.


Penyakit Thypus, Penyebap serta Penatalaksanaannya.


Typus merupakan penyakit yang disebabkan oleh  bakteri Salmonella,  dimana bakteri Salmonella ini terbagi dua yakni salmonella typhi dan salmonella paratyphi. Namun sekitar 96 persen penyakit typus disebabkan oleh bakteri salmonella typhi.

Pada paratipus – jenis tipus yang lebih ringan – mungkin sesekali mengalami buang-buang air . Jika diamati, lidah tampak berselaput putih susu, bagian tepinya merah terang. Bibir kering, dan kondisi fisik tampak lemah, serta nyata tampak sakit. Jika sudah lanjut, mungkin muncul gejala kuning, sebab pada tipus organ hati bisa membengkak seperti gejala hepatitis. Pada tipus limpa juga membengkak.
Dimana bakteri ini menyerang saluran pencernaan tubuh manusia yang dihinggapinya. Sehingga menimbulkan rasa demam tinggi, biasanya demam untuk penyakit typus terjadi sekitar tujuh hingga empat belas hari.

Gejala awalnya perlu dikenali sebelum terlambat diobati. Selain itu, tipus kasus infeksi perut yang banyak di sini. Diawali demam lebih dari seminggu. Mulanya seperti orang mau flu. Bedanya, demam tipus umumnya muncul sore dan malam hari. Tidak disertai gejala batuk pilek. Demamnya sukar turun walau minum obat dan disertai nyeri kepala hebat. Perut terasa tidak enak, dan tidak bisa buang air beberapa hari, Demam naik teratur, bila naiknya menjelang malam, selama seminggu, akan terus seperti itu, bisa juga naiknya selalu disiang hari, malamnya agak mereda.

Gejala lainya yang terasa bagi penderita adalah ada gangguan pencernaan seperti sulit buang air besar, mual, muntah, nyeri otot, lemas dan terjadi penurunan kesadaran. Sebagian penderita mengigau disaat tidur.

Kuman tipus tertelan lewat makanan atau minuman tercemar. Bisa jadi sumbernya dari pembawa kuman tanpa ia sendiri sakit tipus. Kuman bersarang di usus halus, lalu menggerogoti dinding usus. Usus luka, dan sewaktu-waktu tukak tipus bisa jebol, dan usus jadi bolong

Untuk mengetahui secara pasti kita benar kena tipus harus periksa darah. Setelah minggu pertama demam tanda positif tipus baru muncul di darah (Uji Widal). Jika tes Widal negatif padahal pasien menunjukkan gejala tipus, tes perlu diulang sambil menunggu tes Gaal atau biakan kuman. Tanpa tes Widal diagnosis tipus tidak bisa ditegakkan hanya dari pemeriksaan fisik dan melihat gejalanya semata. Penyakit tipus mudah disembuhkan. Jika tak mempan obat konvensional golongan chloramphenicol, kini sudah ada beberapa generasi obat baru.

Tindakan pertama yang harus dilakukan adalah dengan memberikan obat penurun demam. Jika dalam waktu sekitar tujuh hari demam tersebut tidak kunjung sembuh segera berobat ke rumah sakit atau puskesmas terdekat.

Haruskah Rawat Inap? Jika kondisi pasien tidak berat, dan penyakitnya masih awal, yaitu sudah didiagnosis sebelum demam lebih dari 3 minggu, umumnya masih bisa dirawat di rumah. Namun mesti diawasi jika mendadak suhuturun, nadi meninggi, dan perut mulas melilit. Makanan tak selalu harus lunak, asal jangan jenis yang merangsang. Waspadai jika buang air ada darahnya, tanda awal usus jebol, dan demamnya muncul lagi, dan kondisi pasien cepat menurun setelah sebelumnya tampak menyembuh. Tipus bisa kambuh. Tandanya, demam yang sama muncul lagi setelah mereda. Kemungkinan kuman tipusnya tersasar ke kandung empedu. Tipus begini biasanya lebih sukar disembuhkan. Sebagian dari kasus tipus menjadi pembawa kuman tipus.

Tindakan yang harus dilakukan oleh penderita typus adalah dengan memperbanyak istirahat walaupun kodisi tubuh pasien tersebut sudah mulai baik. Istirahat ini sebaiknya dilakukan minimal tujuh hari setelah dilakukan pengobatan.

Faktor yang mempengaruhi timbulnya penyakit typus adalah imunitas tubuh yang kurang bagus dan terpaparnya makanan oleh bakteri salmonella. Bakteri tersebut masuk lewat mulut lewat makanan, lalu kemudian menyerangan saluran cerna. Dimana sumber awal bakteri tersesebut adalah kotoran manusia.

Para penderita penyakit typus, kebanyakan dari golongan yang tidak bisa menjaga kebersihan lingkungannya, terutama makanan. Jika makanan yang dimakan bersih, maka bakteri Salmonella tidak akan mudah datang ke makanan tersebut.

Untuk itu  agar tidak terjangkit penyakit typus lakukan tindakan kebersihan lingkungan dan menjaga hygienitas makanan. Selain itu setiap kali akan mengkosumsi makanan sebaiknya mencuci bersih tangan terlebih dahulu.

Sementara untuk anak-anak sekarang sudah ada vaksin imunisasi untuk mencegah penyakit typus,  vaksin ini biasanya diberikan pada anak-anak yang berusia dua tahun. Selain itu untuk menjaga imunitas tubuh, penuhi kebutuhan nutrisi tubuh dan kebersihan diri maupun kebersihan lingkungan.

Jenis Imunisasi yang Diwajibkan dan Dianjurkan

Sesuai dengan program organisasi kesehatan dunia WHO (Badan Kesehatan Dunia), pemerintah mewajibkan lima jenis imunisasi bagi anak-anak, yang disebut Program Pengembangan Imunisasi (PPI). Sedangkan tujuh jenis lainnya dianjurkan untuk menambah daya tahan tubuh terhadap beberapa jenis penyakit. “Wajib itu artinya semua anak yang tinggal di Indonesia wajib diberikan lima jenis imunisasi untuk mencegah tujuh jenis penyakit,” menurut Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
Imunisasi merupakan prosedur pencegahan penyakit menular yang diberikan kepada anak sejak masih bayi hingga remaja. Melalui program ini, tubuh diperkenalkan dengan bakteri atau virus tertentu yang sudah dilemahkan atau dimatikan dengan tujuan untuk merangsang sistem imun guna membentuk antibodi. Antibodi yang terbentuk setelah imunisasi berguna untuk melindungi tubuh dari serangan mikroorganisme tersebut di masa yang akan datang. Inilah yang disebut dengan kekebalan aktif
Lebih baik mencegah daripada mengobati. Kalimat ini cocok benar untuk menggambarkan fungsi imunisasi. Tetapi, mengapa orangtua masih kerap abai dengan tindakan penting ini? Mana sajakah imunisasi yang wajib, dan mana pula yang tidak?  Banyak orangtua yang menyesali kelalaiannya ketika anak sakit
Bayi yang baru lahir memang telah memiliki antibodi dari ibunya yang diterima saat masih di dalam kandungan. Namun kekebalan ini hanya dapat bertahan hingga beberapa minggu atau bulan saja. Setelah itu bayi akan rentan terhadap berbagai jenis penyakit dan perlu mulai memproduksi antibodinya sendiri.  Dengan imunisasi, sistem kekebalan tubuh anak akan siap untuk menghadapi penyakit menular tertentu di masa depan, sesuai dengan jenis vaksin yang diberikan.
Berikut ini adalah jenis-jenis vaksin yang direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Di Indonesia, vaksin hepatitis B, polio, BCG, DTP, dan campak merupakan vaksinasi yang diwajibkan. Sedangkan sisanya merupakan vaksinasi yang sifatnya hanya dianjurkan.

Hepatitis B
Hepatitis B merupakan salah satu penyakit infeksi hati berbahaya yang disebabkan oleh virus.

Pemberian vaksin hepatitis B pada anak dilakukan dalam kurun waktu 24 jam setelah kelahirannya, bahkan yang paling baik adalah dalam kurun waktu 12 jam. Vaksin ini kembali diberikan saat anak genap berusia satu bulan dan enam bulan.

Efek samping yang umum dari vaksinasi hepatitis B adalah demam dan kelelahan, sedangkan efek samping yang jarang terjadi adalah gatal-gatal, kulit kemerahan, serta pembengkakan pada wajah.

Polio
Polio merupakan penyakit virus yang dapat menyebabkan kelumpuhan. Pemberian vaksin polio harus dilakukan dalam satu rangkaian, yaitu pada saat anak baru dilahirkan dan pada saat anak berusia dua, empat, lalu enam bulan. Selanjutnya vaksin booster diberikan saat anak berusia satu setengah hingga dua tahun, kemudian pada usia lima tahun. Dosis vaksin booster diberikan untuk lebih memperkuat sistem kekebalan tubuh terhadap virus polio.

Efek samping vaksin polio yang paling umum adalah demam dan kehilangan nafsu makan, sedangkan efek samping yang sangat jarang terjadi adalah reaksi alergi.

BCG
Vaksin BCG diberikan untuk mencegah penyakit tuberkulosis  atau yang lebih dikenal sebagai TBC. Penyakit ini menyerang sistem pernapasaan dan tergolong berbahaya, bahkan dapat menyebabkan kematian.

Pemberian vaksin BCG hanya dilakukan satu kali, yaitu pada kisaran saat anak baru dilahirkan hingga berusia dua bulan.

Efek samping vaksin BCG yang paling umum adalah demam dan munculnya benjolan bekas suntik pada kulit, sedangkan efek samping yang sangat jarang terjadi adalah reaksi alergi.

DTP
Vaksin DTP merupakan jenis vaksin gabungan. Vaksin ini diberikan untuk mencegah penyakit difteri, tetanus, dan pertusis. Pertusis lebih dikenal dengan sebutan batuk rejan.

Difteri merupakan penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan sesak napas, radang paru-paru, hingga masalah pada jantung dan kematian. Sedangkan tetanus merupakan penyakit kejang otot yang juga tidak kalah mematikannya. Dan yang terakhir adalah batuk rejan atau pertusis, yaitu penyakit batuk parah yang dapat mengganggu pernapasan. Sama seperti difteri, batuk rejan juga dapat menyebabkan radang paru-paru, kerusakan otak, bahkan kematian.

Pemberian vaksin DTP harus dilakukan dalam lima dosis, yaitu pada saat anak berusia:

a. Dua bulan
b. Empat bulan
c. Enam bulan
d. Satu setengah hingga dua tahun
e. Lima tahun
Efek samping vaksin DTP yang tergolong umum adalah rasa nyeri, demam, dan mual. Efek samping yang jarang terjadi adalah kejang-kejang. Selain vaksin DTP, tersedia juga vaksin Td yang melindungi tubuh dari difteria dan batuk rejan. Vaksin Td diberikan untuk anak di atas umur 7 tahun yang tidak menerima vaksin DTP. Vaksin Td perlu diulangi tiap sepuluh tahun untuk mempertahankan kekebalan tubuh terhadap difteria dan batuk rejan.

Campak
Campak adalah penyakit virus yang menyebabkan demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan ruam. Vaksin campak diberikan dalam tiga dosis yaitu pada saat anak berusia sembilan bulan, dua tahun dan enam tahun. Efek samping vaksin campak yang paling umum adalah demam dan hilangnya nafsu makan.

MMR
Selain vaksin campak biasa, ada pilihan alternatif yaitu vaksin MMR yang merupakan vaksin kombinasi. Vaksin ini merupakan gabungan antara vaksin campak, gondong, dan campak Jerman.

Gondong merupakan penyakit virus yang menyebabkan terjadinya pembengkakan kelenjar parotis di bawah telinga. Gejala lain dari gondong adalah demam, nyeri sendi, dan sakit kepala. Campak Jerman merupakan penyakit virus yang dapat menyebabkan nyeri sendi, batuk dan pilek, demam, pembengkakan kelenjar di sekitar kepala dan leher, serta munculnya ruam berwarna merah pada kulit.

Pemberian vaksin MMR dilakukan saat anak berusia satu tahun tiga bulan dan dapat diulang saat anak berusia enam tahun.

Efek samping vaksin MMR yang paling umum adalah demam dan efek samping yang jarang terjadi adalah sakit kepala, ruam berwarna ungu pada kulit, muntah, nyeri pada tangan atau kaki, dan leher kaku.

Banyak beredar isu negatif seputar imunisasi, salah satunya adalah isu autisme akibat pemberian vaksin MMR. Isu tersebut sama sekali tidak benar karena para ahli yang melakukan penelitian yang besar dan secara mendetail. Hingga kini tidak ditemukan kaitan yang kuat antara imunisasi MMR dengan autisme.

Hib
Vaksin Hib diberikan untuk mencegah infeksi mematikan yang disebabkan oleh bakteri haemophilus influenza tipe B. Beberapa kondisi parah yang dapat disebabkan virus Hib adalah meningitis (radang selaput otak), pneumonia (radang paru-paru), septic arthritis (radang sendi), dan pericarditis (radang kantong jantung).

Pemberian vaksin Hib harus dilakukan dalam empat dosis, yaitu saat anak berusia dua, empat, dan enam bulan. Dosis terakhir vaksin Hib diberikan pada saat anak berusia lima belas bulan hingga delapan belas bulan.

Efek samping yang mungkin terjadi setelah vaksin Hib adalah kemerahan dan sedikit nyeri pada luka bekas suntikan.

PCV
Vaksin PCV diberikan untuk mencegah penyakit pneumonia, meningitis, dan septicaemia yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae.

Pemberian vaksin ini harus dilakukan secara berangkai, yaitu saat anak berusia dua, empat, dan enam bulan. Selanjutnya pemberian vaksin dapat kembali dilakukan saat anak berusia dua belas bulan hingga lima belas bulan. Untuk anak di atas 2 tahun yang belum pernah menerima vaksin PCV, hanya memerlukan satu kali suntik atau satu dosis untuk melindunginya dari bakteri tersebut.

Efek samping vaksin PCV yang bisa terjadi adalah pembengkakan dan warna kemerahan pada bagian yang disuntik, serta diikuti dengan demam ringan.

Rotavirus
Vaksin rotavirus merupakan jenis vaksin untuk mencegah diare. Pemberian vaksin ini dilakukan secara berangkai, yaitu pada saat anak berumur dua, empat, dan enam bulan. Efek samping vaksin rotavirus yang paling umum adalah nyeri pada perut, mual dan muntah, demam, serta diare.

Varisela
Vaksin varisela merupakan vaksin untuk mencegah penyakit cacar air yang disebabkan oleh virus varicella zoster. Vaksin ini hanya bisa diberikan pada anak berusia satu tahun ke atas. Vaksin terhadap cacar air ini hanya cocok untuk mereka yang belum pernah terkena cacar air. Dosis vaksin yang diperlukan hanya satu kali.

HPV
Vaksin HPV diperuntukkan kepada remaja perempuan untuk mencegah kanker serviks atau kanker pada leher rahim yang sebagian besar kasusnya disebabkan oleh virus human papillomavirus. Vaksin ini dapat diberikan sejak usia dua belas tahun dengan frekuensi pemberian sebanyak tiga kali. Jarak antara dosis pertama dan kedua adalah 2 bulan, sedangkan jarak antara dosis pertama dan ketiga adalah 6 bulan. Efek samping pemberian vaksin HPV yang bisa muncul adalah demam, sedangkan yang tergolong lebih jarang adalah batuk, gatal-gatal, dan ruam pada kulit.

Hepatitis A
Pemberian vaksin hepatitis A hanya bisa dianjurkan untuk anak berusia dua tahun ke atas dan terdiri dari dua dosis yang jaraknya 6 bulan. Efek samping vaksin hepatitis A yang umum adalah demam dan rasa lelah, sedangkan efek samping yang tergolong jarang adalah gatal-gatal, batuk, sakit kepala, dan hidung tersumbat.

Tifus
Vaksin tifus diberikan untuk mencegah tifus yang disebabkan oleh bakteri salmonella typhi. Gejala penyakit ini sebenarnya tergolong umum, yaitu demam, diare, dan sakit kepala. Namun jika tidak segera ditangani, gejala tersebut bisa memburuk, dan menyebabkan berbagai komplikasi seperti infeksi usus dan pendarahan dalam.

Pemberian vaksin tifus bisa dilakukan pada saat anak telah berusia dua tahun frekuensi pengulangan tiap tiga tahun sekali. Vaksinasi tifus tidak termasuk vaksinasi wajib dan tidak cocok bagi mereka dengan kekebalan tubuh yang rendah seperti penderita HIV.

Efek samping vaksin tifus yang paling umum adalah diare, mual, sakit kepala, dan nyeri pada bagian perut.

Influenza
Vaksin influenza diberikan untuk mencegah virus-virus influenza. Vaksinasi pada anak-anak bisa dilakukan sejak mereka berusia enam bulan hingga 18 tahun dengan frekuensi pengulangan satu kali tiap tahunnya. Vaksin influenza bukan termasuk vaksinasi wajib dan biasanya hanya dianjurkan untuk orang-orang dengan kekebalan tubuh yang rendah. Efek samping vaksin influenza di antaranya adalah demam, batuk, sakit tenggorokan, nyeri otot, dan sakit kepala. Sedangkan efek samping yang jarang terjadi adalah bersin-bersin, sesak napas, sakit pada telinga, dan gatal-gatal.G
Vaksin BCG diberikan pada bayi sejak lahir, untuk mencegah penyakit TBC. Jika bayi sudah berumur lebih dari tiga bulan, harus dilakukan uji tuberkulin terlebih dulu. BCG dapat diberikan apabila hasil uji tuberkulin negatif.


Monday, January 18, 2016

Gizi Dan Fertilitas

Pada saat pasangan suami – isteri memutuskan untuk mempunyai anak,perlu segera mempersiapkan diri di antaranya mengatur asupan nutrisi yang adekuat untuk meningkatkan fungsi reproduksi sehingga dapat menunjang fertilitas atau kesuburan
Kesuburan seseorang selain dapat di pengaruhi oleh faktor keturunan dan faktor usia, juga dapat di pengaruhi oleh faktor gizi pasangan. Kekurangan nutrisi pada seseorang akan berdampak penurunan fungsi reproduksi
Apabila seseorang mengalami anoreksia nervosa,maka akan terjadi perubahan hormonal yang di tandai dengan penurunan berat badan hal ini terjadi karena kadar gonadrotopin menurun, serta penurunan pola sekresinya.
Status gizi di katakan bagus,apabila nutrisi yang di perlukan baik protein, lemak, karbohidrat, mineral,dan vitamin di gunakan oleh tubuh di sesui kebutuhan Makanan yang dapat untuk menambah kesuburan sebaiknya pilih makanan sebagai berikut:

  • Daging dan alternatifnya (ikan,telur,kacang-kacangan), 
  • Buah dan sayuran (buah,sayuran mentah, makanan segar, jus buah/sayuran,buah kering) 
  • Roti dan sereal yang tidak banyak di olah
  • Susu dan hasil olahan susu.

  • Gizi sangat diperlukan oleh pasangan untuk meningkatkan kualitas kesuburan juga kesehatan. hal itu diperoleh dengan selalu mengkonsumsi makanan yang sehat atau gizi seimbang dan pola hidup sehat sehingga gizi yang cukup dan baik akan memberikan kualitas kesehatan bagi pertumbuhan serta perkembangan fisik dan mental. keselurah hal itu dapat diperoleh dengan cara :

  • Menghindari diet makanan pengendali berat badan.
  • Memilih makanan sehat dan seimbang
  • Memilih makanan segar
  • Mengolah makanan dengan baik 
  • Makanan bervariasi 
  • Menghindari makanan yang mengandung pengawet
  • Saturday, January 16, 2016

    Infertilitas Pada Perempuan

    Infertilitas di bidang reproduksi,diartikan sebagai kekurangmampuan pasangan untuk menghasilkan keturunan, jadi bukanlah ketidakmampuan mutlak untuk memiliki keturunan.
    Jadi, pasangan suami istri dikategorikan mengalami infertilitas bila tidak juga mengalami pembuahan, sekalipun sudah melakukan hubungan seksual secara teratur - tanpa kontrasepsi - dalam periode setahun.

    Kehamilan merupakan hasil dari suatu proses komplek yang terdiri dari : a) Seorang perempuan harus menghasilkan sel telur yang berasal dari indung telur atau ovarium. b) Sel telur harus bergerak menuju rahim melalui saluran tuba. c) Dalam perjalanan ini, sel sperma dari laki laki harus membuahi sel telur. d) Telur yang sudah dibuahi kemudian harus menempel pada dinding rahim bagian dalam.
    Apabila keempat proses diatas mengalami gangguan maka kemandulan terjadi dan akan menjadi permasalahan pada sistem redproduksi.

    Kemandulan yang terjadi  bukan hanya monopoli kaum perempuan. Faktor perempuan hanya sepertiga dari total kasus kemandulan, sepertiganya lagi merupakan faktor laki laki dan sepertiga sisanya merupakan gabungan antara faktor laki laki dan perempuan.
    Kemandulan pada laki laki umumnya disebabkan oleh : gangguan pada pabrik sperma sehingga sel sperma yang dihasilkan sedikit atau tidak sama sekali dan gangguan pada kemampuan sel sperma untuk mencapai sel telur dan membuahinya. Masalah ini biasanya disebabkan oleh karena bentuk sperma yang tidak normal sehingga pergerakannya pun tidak normal.

    Kadang kala masalah sperma ini sudah dibawa sejak lahir, namun masalah ini bisa juga didapat setelah usia dewasa, hal tersebut disebapkan gaya hidup hingga merusak kualitas kesehatan hingga akhirnya menggangu produksi dan kualitas sperma. Beberapa gaya hidup yang tidak bersahabat dengan sperma antara lain :
    Suka minum alkohol.
    Suka menggunakan narkoba.
    Polusi udara.
    Merokok.
    Masalah kesehatan lainnya.
    Obat obatan yang tidak jelas.
    Penggunaan radiasi dan kemoterapi untuk pengobatan kanker.
    Umur

    Gangguan yang paling sering dialami perempuan mandul adalah gangguan ovulasi. Bila ovulasi tidak terjadi maka tidak akan ada sel telur yang bisa dibuahi. Salah satu tanda wanita yang mengalami gangguan ovulasi adalah haid yang tidak teratur dan haid yang tidak ada sama sekali.
    Gangguan lain yang bisa menyebabkan kemandulan pada perempuan adalah : Tertutupnya lubang saluran tuba  yang disebabkan oleh karena infeksi, endometriosis dan operasi pengangkatan kehamilan ektopik, Gangguan fisik rahim dan Mioma uteri. Tetapi, selain faktor penyebap diatas ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan peningkatan resiko mandul pada perempuan, yaitu :
    Umur.
    Stress.
    Kurang gizi.
    Terlalu gemuk dan terlalu kurus.
    Merokok.
    Alkohol.
    Penyakit menular seksual.
    Gangguan kesehatan yang menyebabkan terganggunya keseimbangan hormon.

    Menemukan penyebab kemandulan sering merupakan proses yang panjang, komplek dan sangat emosional. Bahkan ada beberapa kasus yang memerlukan waktu berbulan bulan untuk sekedar menyelesaikan semua pemeriksaan dan tes kesuburan, sehingga biaya yang diperlukan sangatlah mahal karena hal tersebut terkadang dapat membuat beberapa pasangan mandul putus asa dalam melanjutkan tes sampai dengan selesai.

    Pada laki laki, dokter biasanya memulai dengan melakukan tes sperma. Pada tes ini akan dilihat jumlah, bentuk dan pergerakan sperma. Bila diperlukan, dokter juga akan melakukan tes kadar hormon laki laki.

    Pada perempuan, langkah pertama adalah dengan melakukan tes untuk mengetahui apakah telah terjadi ovulasi tiap bulan. Ada beberapa cara untuk melakukan ini, diantaranya, pasien disuruh mencatat terjadinya ovulasi di rumah dengan cara mengukur suhu tubuh di pagi hari dalam beberapa bulan. Pasien juga dapat mencatat kondisi dan gambaran lendir servik dalam beberapa bulan serta mencatat gambaran siklus menstruasi yang terjadi. Semua catatan tersebut akan dianalisa oleh dokter sehingga diketahui adanya masalah pada ovulasi.

    Dokter juga dapat melakukan tes darah dan USG ovarium untuk mengetahui terjadinya ovulasi pada seorang perempuan. Jika ternyata ovulasi berlangsung dengan normal maka diperlukan tes lanjutan.
    Beberapa tes kesuburan lanjutan pada perempuan antara lain :
    Histerosalpingografi (HSG).
     Pada tes ini dokter akan menggunakan rontgen untuk melihat bentuk fisik dari saluran tuba dan rahim. Tes dimulai dengan memasukan cairan khusus ke rahim melalui vagina. Cairan ini harus tampak pada foto rontgen. Dokter akan melihat apakah cairan ini bergerak normal dari dalam rahim menuju saluran tuba. Jika terdapat sumbatan maka pergerakan cairan akan terhenti pada sumbatan tersebut. Sumbatan inilah yang akan menghalangi pergerakan sel telur di dalam saluran tuba menuju rahim. Sumbatan juga menghalangi sperma yang akan membuahi sel telur.
    Laparoskopi.
    Pada pemeriksaan ini, dokter akan menggunakan alat yang disebut laparoskop guna melihat keadaan bagian dalam rongga perut. Dokter akan membuat irisan kecil pada kulit perut bagian bawah lalu memasukan alat laparoskop. Dengan menggunakan laparoskop, dokter dapat melihat kondisi ovarium, saluran tuba dan rahim apakah terjadi masalah fisik yang disebabkan oleh suatu penyakit.

    Kemandulan dapat diobati dengan obat, pembedahan dan inseminasi serta bayi tabung. Pada beberapa keadaan semua cara tersebut akan digabung. Sepertiga dari pasangan mandul akan dapat memiliki anak setelah diobati dengan baik dan tepat. Sebagian besar kasus kemandulan ditangani dengan obat obatan dan pembedahan. Seorang dokter akan melakukan tindakan berdasarkan pada :
    Hasil tes kesuburan.
    Umur dari pasangan mandul.
    Kondisi kesehatan pasangan secara umum.
    Keinginan pasien.
    Pada laki laki yang mandul, dokter akan melakukan langkah berikut :
    Masalah seksual. Jika seorang laki laki mengalami disfungsi ereksi atau ejakulasi dini, dokter sedapat mungkin akan mengatasi masalah ini dulu sebelum melakukan tindakan selanjutnya.
    Sel sperma yang terlalu sedikit. Jika seorang laki laki memproduksi sperma yang terlalu sedikit maka pembedahanlah yang dapat menyelesaikan masalahnya. Antiobiotika kadang diperlukan untuk mengatasi infeksi yang mengakibatkan masalah produksi sperma.

    Dokter juga dapat melakukan pembedahan untuk mengatasi penyebab kemandulan pada perempuan. Masalah pada ovarium, saluran tuba dan rahim terkadang dapat diatasi dengan cara Inseminasi intra uterine. Inseminasi intra uterine saat ini sudah banyak dipakai oleh para dokter dalam menangani pasien dengan kemandulan. Caranya adalah dengan menyuntikan sel sperma pilihan ke dalam rahim. Sebelum dilakukan tindakan sang perempuan terlebih dahulu diberikan obat perangsang ovulasi. Inseminasi dilakukan jika :
    Masalah kemandulan pada laki laki ringan.
    Perempuan yang bermasalah dengan lendir serviks yang menyebabkan mandul.
    Kemandulan yang tidak ditemukan penyebabnya.


    Friday, January 15, 2016

    Cara Sukses Menyusui Bayi Bagi Ibu yang Bekeja


    Banyak muncul pertanyaan dibenak ibu yang berkerja, apakah ibu akan tetap bisa bekerja ketika menyusui atau pertanyaan sebaliknya apakah ibu tetap bisa menyusui dan bekerja ? jawabannya Iya. Proses menyusui dapat tetap dilakukan ibu yanng berkerja jika dibekali niat dan persiapan yang matang. Apalagi saat ini pemerintah telah mendukung proses menyusui walau ibu bekerja dengan cara pemerintah menetapkan dalam undang-undang perburuhan telah memberikan hak kepada ibu menyusui mendapatkan kesempatan dalam memberikan asi.
    Bayi akan tetap memperoleh manfaat asi, dan ibu dapat tetap bekerja. Kesuksesan proses ini harus di dukung oleh keluarga,khusus nya suami, karena dukungan keluarga akan menambah keyakinan pada ibu bahwa ibu akan mampu melaksanakan proses ini dengan baik.
    Meskipun demikian kan tetap ada masalah atau tantangan bagi ibu yang bekerja memberikan asi ekslusif pada anaknya sehingga prosese ini tetap dinilai masih kurang optimal, hal tersebut di sebapkan beberapa hal salah satunya kebijakan perusahaan dalam memberikan waktu cuti yang terlalu pendek, kurangnya dukungan dari tempat kerja untuk memerah asi dan tidak di sediakannya ruangan khusus untuk memerah asi. Sebaiknya ibu yang sedang menyusui mempunyai trik khusus sehingga sukses memberikan asi meskipun sibuk di kantor. Persiapan-persiapan juga harus sudah dilaksanakan sejak masa kehamilan hingga masa nifas dan menyusui. Persiapn tersebut antara lain adalah :
    a. Persiapan saat hamil dan persalinan

  • Rencanakan porsi cuti melahirkan lebih lama ketika bayi sudah lahir.
  • Beritahukan rencana Anda untuk tetap memberikan ASI ketika sudah kembali bekerja.
  • Periksa juga apakah ada ruangan yang bisa digunakan untuk memerah ASI.
  • Mintalah dukungan pada rekan-rekan kantor, atasan, dan juga serikat pekerja yang ada.
  • Bergabunglah dengan organisasi/kelompok pendukung ibu-ibu ASI.
  • Belajarlah cara memerah ASI dengan tangan, atau mulai mencari breastpump (pompa ASI) yang sesuai.
  • Pertimbangkan pilihan cara/pekerjaan yang dapat mensukseskan pemberian ASI. Mulai dari pilihan jenis pekerjaan (jika ada) paruh waktu atau penuh waktu.
  • Kemudian pilihan cara pengantaran ASIP, apakah dibawa oleh Anda sendiri ketika pulang kerja, atau menggunakan jasa pengantaran ASIP untuk dikirim ke rumah.
  • Mantapkan komitmen Anda untuk terus memberikan ASI pada sang buah hati, walaupun harus kembali bekerja.
  • IMD secara langsung minimal 1 jam setelah kelahiran.
  • Perbanyak kontak kulit dengan bayi.
  • Istirahat yang cukup, relaks, dan fokuskan diri Anda untuk memantapkan kegiatan menyusui.
  • Tingkatkan pasokan ASI Anda denganmenyusui bayi sesuai dengan pemintaan.
  • Perah ASI di sela-sela setelah menyusui.
  • Hindari pemberian ASIP menggunakan dot, karena berisiko terkena gejala “bingung puting”.
  • Belajar untuk memberikan ASIP kepada bayi dengan menggunakan metode selain dot: cangkir, pipet, sendok kecil, dsb.
  • Pilih dan latih pengasuh bayi yang juga mendukung pemberian ASI.
  • Mantapkan teknik memerah ASI dengan tangan, atau menggunakan pompa ASI.
  • Mulai menabung ASI 1 bulan sebelum mulai masuk kerja. Simpan ASI sesuai dengan tata cara yang benar.
  • Konfirmasikan kembali dengan pihak kantor / atasan anda mengenai rencana Anda untuk tetap memberikan ASI. Serta informasikan jadwal dan lokasi Anda akan memerah ASI.
  • Jika memungkinkan, gunakan 1 hari untuk uji coba meninggalkan bayi di rumah dengan pengasuh, dan Anda melakukan aktifitas perjalanan dari rumah ke kantor dan sebaliknya . Serta aktifitas memerah dan menyimpan ASI di tempat kerja.
  • b. Persiapan ketika sudah kembali bekerja

  • Pertimbangkan untuk kembali bekerja pada hari Kamis, agar lebih mudah bagi Anda dan bayi untuk menyesuaikan ritme baru, karena hari sabtu sudah bisa bersama lagi.
  • Persiapkan segala kebuthan esok hari, pada malam hari sebelumnya.
  • Susui bayi Anda sebelum berangkat ke kantor.
  • Usahakan agar perpisahan dan pertemuan kembali dengan bayi dilaksanakan dalam suasana gembira
  • Perah atau pompa ASI sesuai jadwal menyusu bayi Anda atau minimal dalam rentang waktu 3 jam.
  • Perah atau pompa ASI secara teratur sesuai dengan jadwal dan sebelum payudara Anda terasa penuh.
  • Gunakan cara yang benar untuk menyimpan dan mengangkut ASIP.
  • Pastikan bahwa pengasuh bayi Anda mengeri tata cara pemberian ASIP yang benar.
  • Minta kepada pengasuh bayi Anda untuk tidak memberikan ASIP ketika anda sudah dekat rumah.
  • Susuilah bayi Anda ketika sudah kembali pulang, pada malam hari, di akhir pekan dan setiap saat Anda sedang bersama bayi.
  • Minta dukungan sesama rekan kantor dalam upaya anda untuk terus memberikan ASI.
  • Carilah sesama ibu bekerja yang juga menyusui untuk saling tukar pendapat pengalamam dan saling mendukung
  • Breastfeeding


    Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan paling sempurna bagi bayi tak ada yang dapat menyerupai komposisi asi, hanya asi makanan terbaik untuk bayi. Airsusu ibu dapat diberikan kepada bayi sampai bayi berumur dua tahun. Manfaat pemberian asi dapat diperoleh atau dirasakan oleh bayi maupun ibu yang menyusui bayinya, manfaat tersebut antara lain adalah :
    a. Manfaat pemberian ASI Eksklusif bagi bayi antara lain
          1.Sebagai nutrisi terbaik
          2.Meningkatkan daya tahan tubuh
          3.Meningkatkan kecerdasan
          4.Meningkatkan jalinan kasih sayang
    b. Manfaat pemberian ASI bagi ibu antara lain
          1.Mempercepat kesembuhan ibu terutama fungsi rahim dan mencegah perdarahan.
          2.Meningkatkan produksi hormon terutama oksitosin yang berfungsi untuk pengecilan rahim
          3.Meningkatkan produksi hormon prolaktin yang akan meningkatkan produksi ASI.
          4.Menurunkan resiko untuk penderita kanker indung telur dan kanker payuda
    Air susu ibu yang dikonsumsi bayi juga memiliki perbedaan dari hari kehari, disesuaikan dengan kebutuhan bayi. Perbedaan tersebut adalah :
          1. Klostrum ( Hari pertama sampai hari keempat)
          2. Transisi/ Peralihan ( Hari keempat sampai hari keempat belas)
          3. Matur ( Sejak hari keempat belas dan seterusnya)
    Proses pemberian asi dapat berjalan dengan baik apabila ibu memahami teknik atau cara pemberian asi yang benar, karena posisi yang salah bisa mengakibatkan putting susu terasa nyeri ,ASI tidak cukup atau bayi menolak menyusu, jadi penting untuk dapat menentukan apakah posisi mulut bayi telah melekat dengan tepat pada putting susu ibu atau tidak. Untuk memahami posisi menyusui ibu sudah benar atau masih salah, ibu harus memahami tanda-tanda bayi dalam posisi yang benar atau salah, tanda-tanda tersebut adalah :
    a. Tanda – tanda bayi berada dalam posisi yang benar :
        1. Tubuh bayi menempel dan menghadap tubuh ibu
        2. Dagu bayi menenpel pada payudara
        3. Perut bayi menempel pada perut ibu
        4. Mulut bayi terbuka lebar
        5. Mungkin bisa terlihat sebagian areola di atas bibir atas bayi tetapi sedikit yang terlihat dibibir               bawah bayi.
        6. Dapat terlihat bayi mengisap daalam dan perlahan-lahan.
        7. Bayi santai dan tenang
        8. Ibu tidak merasakan nyeri pada puting susunya
    b. Tanda-tanda Bayi berada dalam posisi yang salah :
        1. Mulut dan dagunya terpisah dari payudara
        2. Perut bayi tidak menempel pada perut ibu sehingga leher bayi akan terputar
        3. Dapat terlihat banyaknya areola yang tidak masuk, terutama di bibir bawah bayi.
        4. Bayi mengisap sebentar-sebentar
        5. Bayi tetap gelisah atau menolak menyusu karena ia tidak mendapat ASI yang cukup
        6. Ibu merasakan nyeri pada putting susunya.
    kesuksesan proses pemberian asi dapat dicapai maksimal apabila produksi asi juga baik, banyak faktor yang mempengaruhi produksi asi, Pemahaman akan faktor penghambat dan mempelancar pemberian asi dapat membamtu ibu mencegah dan mengatasi permasalahan dalam pemberian asi, faktor tersebut adalah :
    a. Faktor Penghambat Produksi ASI
       1. Ibu dalam keadaan bingung, kacau, marah, atau sedih
       2. Ibu terlalu khawatir ASI nya tidak akan cukup untuk kebutuhan bayinya
       3. Rasa sakit pada saat menyusui, membuat ibu takut untuk menyusui lagi
       4. Ada rasa malu untuk menyusui
       5. Ayah tidak mendukung dan tidak perhatian terhadap ibu dan bayi
    b. Faktor Memperlancar Produksi ASI
       1. Bila ibu melihat bayinya
       2. Memikirkan bayinya dengan perasaan psenuh kasih sayang
       3. Bila mendengar bayinya menangis
       4. Mencium bayi
       5. Ibu dalam keadaan tenang
       6. Peran ayah dalam membantu ibu menyusui

    Tuesday, January 5, 2016

    Abortus pada wanita hamil


    Kehamilan merupakan proses yang sangat diidamkan oleh setiap pasangan yang sudah menikah, karna dengan terjadinya proses kehamilan merupakan awal mula hidupnya seorang janin kecil calon generasi penerus kita, tetapi kadang kala kebahagian itu dapat hilang apabila ibu hamil mengalami abotus.
    Abortus adalah pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup di luar kandungan dengan berat janin di bawah 500 gram dan usia kehamilan kurang dari 20 minggu.

    Abortus yang terjadi pada ibu hamil dapat terjadi karena tiga penyebap berdasarkan alasan terjadinya, yaitu :
    1. Abortus Spontan
    2. Abortus Buatan
    3. Abortus Terapeutik
    Klasifikasi abortus adalah :
    1. Abortus Imminens
      Abortus imminens ialah peristiwa terjadinya perdarahan dari uterus pada kehamilan sebelum 20 minggu, dimana hasil konsepsi masih dalam uterus, dan tanpa adanya dilatasi serviks.
    2. Abortus Insipien
      Abortus insipiens ialah peristiwa perdarahan uterus pada kehamilan sebelum 20 minggu dengan adanya dilatasi serviks uteri yang meningkat, tetapi hasil konsepsi masih dalam uterus.
    3. Abortus Incompletus
      Abortus incompletus ialah pengeluaran sebagian hasil konsepsi pada kehamilan sebelum 20 minggu dengan masih ada sisa tertinggal dalam uterus. Perdarahan pada abortus incompletus dapat banyak sekali, sehingga menyebabkan syok dan perdarahan tidak akan berhenti sebelum sisa hasil konsepsi dikeluarkan.
    4. Abortus Completus
      Pada abortus completus semua hasil konsepsi sudah dikeluarkan.
    5. Abortus Servikalis
      Pada abortus servikalis keluarnya hasil konsepsi dari uterus dihalangi oleh ostium uteri eksternum yang tidak membuka, sehingga semuanya terkumpul dalam kanalis servikalis dan serviks uteri menjadi besar.
    6. Missed Abortion
      Missed abortion ialah kematian janin berusia sebelum 20 minggu, tetapi janin mati itu tidak dikeluarkan selama 8 minggu atau lebih.
    7. Abortus Habitualis
      Abortus habitualis ialah abortus spontan yg terjadi 3kali atau lebih berturut-turut.
      Pada umumnya penderita tidak sukar menjadi hamil, tetapi kehamilannya berakhir sebelum 28 minggu.
    8. Abortus Infeksiosus dan Abortus Septik
      Abortus infeksiosus ialah abortus yg disertai infeksi pada genetalia, sedang abortus septik ialah abortus infeksiosus berat disertai penyebaran kuman atau toksin ke dalam peredaran darah atau peritoneum.
    Penyebap terjadinya abortus :
    1. Kelainan pertumbuhan hasil konsepsi
      Kelainan pertumbuhan hasil konsepsi dapat menyebabkan kematian janin atau cacat. Faktor-faktor yang menyebabkan kelainan pertumbuhan ialah : Kelainan kromososm (trisomi ,poliploidi dan kemungkinan kelainan kromosom sex).
    2. Lingkungan pada uterus kurang sempurna (adanya gangguan endometrium).Pengaruh dari luar (radiasi, virus, obat-obatan tertentu atau teratogen).
    3. Kelainan dari plasenta
      Endarteritis dapat terjadi dalam vilikhorialis dan menyebabkan oksigenasi plasenta terganggu, sehingga dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan kematian janin
    4. Penyakit ibu
      Penyakit mendadak seperti pneumonia, tifus abdominalis, pienonefritis, malaria dll, dapat menyebabkan abortus, toksin, bakteri, virus atau plasmodiumdapat melalui plasenta masuk ke janin, sehingga menyebabkan kematian janin.
    5. Kelainan traktus genitalis
      Contohnya : mioma uteri dan serviks incompeten
    Cara pencegahan abortus adalah :
    1. Rajin melakukan pemeriksaan kehamilan, baik Pra kehamilan maupun setelah ibu positif hamil, pemeriksaan Pra kehamilan bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebap terjadinya abortus, sehingga ibu dapat mengatasi dan mengantisipasi penyakit yang dapat diakibatkannya. Sedangkan pemeriksaan setelah positif hamil agar ibu dapat langsung menjegah faktor yang dapat menyebapkan abortus.
    2. Asupan gizi sangat mempengaruhi kualitas kesehatan ibu hamil, kehamilan maupun janin yang dikandungnya, Sehingga asupan gizi sangat harus diperhatikan,  khususnya zat-zat gizi yang penting untuk membantu mempersiapkan kehamilan dan membantu proses tumbuh-kembang janin kelak. Misalnya, memenuhi kebutuhan asupan asam folat sebanyak 400 mikrogram setiap hari.
    3. Terapkan gaya hidup sehat, misalnya dengan melakukan olahraga secara teratur, dan memenuhi kebutuhan tubuh Anda untuk istirahat (jangan terlalu lelah).
    4. Keguguran pastinya ditandai dengan adanya pendarahan, baik dengan jumlah banyak maupun sedikit. Maka dari itu setiap ibu hamil disarankan, jika mengalami pendarahan sedikit atau banyak harus segera menghubungi dokter agar segera bisa ditangani. Biasanya dokter akan melakukan usaha pencegahan agar janin tidak keluar. Cara yang dilakukan yang pertama biasanya dengan meminta si calon Ibu melakukan istirahat total (Bed Rest), Agar lebih maksimal juga disertakan obat-obatan. Kemudian juga dilakukan pemeriksaan USG untuk mengetahui / memastikan apakah janin masih ada atau sudah gugur.